Solusiindonesia.com — Menjelang bergulirnya agenda FIFA Series 2026 di Jakarta, sorotan tajam tertuju pada sektor penyerangan Timnas Indonesia. Pelatih kepala, John Herdman, kini dihadapkan pada pilihan sulit menyusul performa bomber naturalisasi, Ole Romeny, yang tengah meredup di tanah Inggris.
Kekhawatiran publik pecinta sepak bola tanah air bukan tanpa alasan. Berdasarkan data terbaru, Romeny yang kini membela Oxford United di EFL Championship musim 2025/2026, masih mandul dan belum mencetak satu gol pun musim ini.
Statistik Ole Romeny yang Mengkhawatirkan
Sejak mendarat di Oxford United pada paruh kedua musim 2024/2025, ketajaman penyerang berusia 25 tahun itu seolah sirna. Berikut ringkasan performanya:
- Musim 2024/2025: Hanya mengemas 1 gol dari 14 penampilan.
- Musim 2025/2026: Belum mencetak gol hingga pekan terbaru Championship.
- Kondisi Terkini: Lebih sering memulai laga dari bangku cadangan.
Tantangan Berat di FIFA Series 2026
Sebagai tuan rumah, Indonesia akan menghadapi lawan dengan karakteristik bermain yang beragam dan menuntut fisik prima. Timnas dijadwalkan bertemu dengan:
- Bulgaria: Mengandalkan kekuatan fisik dan organisasi pertahanan khas Eropa Timur.
- Kepulauan Solomon: Tim yang dikenal dengan transisi cepat dan kecepatan pemain sayap.
- St. Kitts and Nevis: Menerapkan gaya direct football yang sangat agresif.
Melihat peta kekuatan tersebut, John Herdman membutuhkan ujung tombak yang tidak hanya memiliki nama besar, tetapi juga sedang dalam kondisi “panas” (on-fire).
Kebangkitan Striker Lokal: Opsi Pengganti di Super League
Di saat performa Romeny di Eropa menurun, angin segar justru berhembus dari kompetisi domestik, Indonesia Super League. Nama-nama lokal mulai menunjukkan taji dan siap menjadi solusi alternatif di lini depan skuad Garuda.
Dua nama yang paling menonjol saat ini adalah:
- Ezra Walian (Persik Kediri): Mantan pemain Ajax ini kembali menemukan sentuhannya dengan koleksi 6 gol. Ezra dinilai memiliki pengalaman internasional yang dibutuhkan untuk level FIFA Series.
- Eksel Runtukahu (Persija Jakarta): Penampilan impresifnya bersama Macan Kemayoran membuahkan 4 gol sejauh ini. Eksel menawarkan agresivitas dan efisiensi di dalam kotak penalti yang saat ini tidak terlihat pada Romeny.
Selain kedua nama di atas, Herdman dikabarkan tengah memantau empat nama lain dari kompetisi domestik untuk melengkapi daftar “6 opsi baru” guna memastikan Indonesia tidak hanya menjadi penonton di rumah sendiri.
FIFA Series 2026 bukan sekadar laga persahabatan, melainkan panggung pembuktian bagi Timnas Indonesia di level internasional. Jika Ole Romeny gagal mengembalikan insting golnya dalam waktu dekat, bukan tidak mungkin John Herdman akan mempercayakan lini depan sepenuhnya kepada para penggawa lokal yang tengah bersinar.







