Scroll untuk melanjutkan berita!
Iklan di Solusiindonesia.com
Internasional

Ketegangan Memuncak: Venezuela Tuduh AS Lancarkan Agresi Militer di Caracas

×

Ketegangan Memuncak: Venezuela Tuduh AS Lancarkan Agresi Militer di Caracas

Sebarkan artikel ini
Tangkapan layar video Amerika Serikat serang Venuezela. Foto: Tangkapan Layar

Solusiindonesia.com — Situasi di Amerika Latin memanas setelah Pemerintah Venezuela secara resmi menuduh Amerika Serikat melakukan agresi militer terhadap instalasi sipil dan militer di wilayahnya. Serangkaian ledakan hebat mengguncang ibu kota Caracas pada Sabtu (3/1/2026) dini hari, memicu kepanikan massal dan aktivasi status darurat nasional.

Kronologi Ledakan di Caracas dan Sekitarnya
Rentetan ledakan dilaporkan mulai terdengar sekitar pukul 02.15 waktu setempat. Saksi mata menyebutkan suara dentuman keras disertai getaran hebat yang dirasakan hingga ke pemukiman penduduk.

  • Lokasi Terdampak: Selain Caracas, ledakan dilaporkan terjadi di negara bagian La Guaira, Higuerote (Miranda), dan beberapa titik di wilayah pesisir.
  • Kondisi Lapangan: Asap tebal terlihat mengepul dari hanggar pangkalan militer di Caracas. Selain itu, pemadaman listrik total terjadi di beberapa instalasi militer sesaat setelah ledakan.
  • Kesaksian Warga: “Seluruh tanah bergetar. Kami mendengar rentetan ledakan dan suara pesawat yang terbang rendah,” ujar Carmen Hidalgo (21), seorang warga lokal kepada media.

Menanggapi insiden ini, Presiden Nicolas Maduro segera menetapkan “Keadaan Darurat Eksternal” dan memerintahkan implementasi seluruh rencana pertahanan nasional.

Dalam pernyataan resminya, Pemerintah Bolivarian menyerukan mobilisasi massa. “Rakyat turun ke jalan! Kami menyerukan semua kekuatan sosial dan politik untuk mengaktifkan rencana mobilisasi dan menolak serangan imperialis ini,” tegas pernyataan tersebut.

Insiden ini terjadi di tengah meningkatnya kehadiran militer AS di kawasan Karibia. Presiden AS Donald Trump sebelumnya telah mengerahkan pasukan Angkatan Laut untuk memburu kapal-kapal yang diduga menyelundupkan narkoba.

  • Serangan Sebelumnya: Pada Senin (29/12), Trump mengonfirmasi bahwa AS telah menghancurkan dermaga yang diduga menjadi basis penyelundup narkoba di sepanjang pantai Venezuela.
  • Opsi Militer: Trump sempat menyinggung kemungkinan serangan darat sebagai bagian dari tekanan terhadap rezim Maduro.
  • Tujuan Politis: Pihak Venezuela menuduh Washington berupaya melakukan perubahan rezim secara paksa demi menguasai cadangan minyak Venezuela yang melimpah.

Hingga saat ini, pihak Pentagon dan Gedung Putih masih bungkam dan belum memberikan pernyataan resmi terkait tuduhan agresi militer di Caracas ini. Belum ada laporan resmi mengenai jumlah korban jiwa, namun verifikasi visual dari video amatir menunjukkan kilatan cahaya oranye dan kepulan asap di beberapa titik strategis kota.

Ketegangan ini menandai titik terendah hubungan diplomatik kedua negara, setelah sebelumnya Maduro sempat menyatakan keterbukaan untuk bekerja sama pada awal tahun baru.

Eskalasi militer di Venezuela memiliki dampak signifikan terhadap stabilitas geopolitik di kawasan Amerika Selatan dan harga minyak dunia. Jika terbukti sebagai serangan langsung, ini akan menjadi intervensi militer darat paling terbuka oleh AS di wilayah Venezuela dalam beberapa dekade terakhir.

Image Slide 1