Scroll untuk melanjutkan berita!
Iklan di Solusiindonesia.com
Internasional

“Handala” Hilang Kontak: Bantuan Kemanusiaan Dibungkam, Dunia Harus Bertindak

×

“Handala” Hilang Kontak: Bantuan Kemanusiaan Dibungkam, Dunia Harus Bertindak

Sebarkan artikel ini
Freedom Flotilla Coalition (FFC) mengumumkan hilangnya kontak dengan kapal kemanusiaan Handala, yang tengah berlayar menuju Gaza / foto: tangkapan layar x

Solusiindonesia.com — Dunia kembali diuji. Freedom Flotilla Coalition (FFC) mengumumkan hilangnya kontak dengan kapal kemanusiaan Handala, yang tengah berlayar menuju Gaza untuk menembus blokade brutal Israel. Pada Kamis (24/7/2025),

FFC menyatakan bahwa semua komunikasi dengan kapal telah terputus. Kehadiran drone-drone tak dikenal di sekitar kapal menunjukkan kemungkinan intersepsi paksa atau bahkan serangan langsung. Ini bukan pertama kalinya, dan mungkin bukan yang terakhir, upaya damai dikriminalisasi demi menjaga pengepungan yang melanggar hukum internasional.

“Handala” tidak membawa senjata, tidak pula niat permusuhan. Ia membawa makanan, obat-obatan, dan harapan. Awak kapal terdiri dari relawan dari berbagai negara yang satu tujuan: menantang ketidakadilan dengan damai. Namun yang mereka hadapi justru ancaman militer, intersepsi, bahkan kekerasan.

Serangan serupa sudah terjadi. Pada Mei lalu, kapal MV Conscience diserang drone di perairan internasional. Juni lalu, kapal Madlene dicegat, dan aktivis-aktivis perdamaian termasuk Greta Thunberg dan anggota parlemen Uni Eropa ditahan dan dideportasi.

Mengapa dunia diam? Mengapa PBB belum bersuara tegas? Mengapa kita menerima bahwa satu negara bisa menahan bantuan kemanusiaan yang ditujukan untuk anak-anak kelaparan dan pasien yang sekarat?

Kontak yang hilang dari “Handala” bukan sekadar masalah teknis ini adalah alarm moral bahwa bantuan untuk warga sipil terus dianggap ancaman, dan pembawa damai diperlakukan seperti kriminal.

Israel harus bertanggung jawab. Komunitas internasional harus mendesak pembebasan awak kapal, memastikan keselamatan mereka, dan menghentikan blokade ilegal atas Gaza yang telah menyebabkan puluhan ribu kematian mayoritas di antaranya perempuan dan anak-anak.

Bagi kami yang berada di luar zona perang, misi seperti Handala adalah satu-satunya saluran nyata untuk menyampaikan kepedulian. Jika dunia membiarkannya tenggelam dalam keheningan, maka kita semua turut andil dalam kekejaman itu.