Solusiindonesia.com — Sushila Karki resmi menjabat sperdana menteri Nepal pada Jumat, (12/9/05) usai negara tersebut mengalami transisi kepemimpinan pasca protes besar-besaran yang berujung pada chaos dan kerusuhan di ibu kota.
Karki yang mantan Ketua Mahkamah Agung itu dilantik Presiden Ram Chandra Paudel menggantikan Perdana Menteri KP Sharma Oli mundur diri beberapa jam saat demo dan kerusuhan terjadi.
“Selamat! Kami mendoakan kesuksesan Anda, mendoakan kesuksesan negara ini,” kata Paudel kepada Karki setelah upacara pelantikan di istana presiden, yang disiarkan di televisi pemerintah, dikutip AFP
Pada 8 September 2025, terjadi demo besar-besaran di Nepal oleh generasi Z dan berujung pada kerusuhan dan pembakaran fasilitas negara.
Gelombang demo dipicu oleh kebijakan pemerintah yang memblokir 26 platform media sosial populer, termasuk Facebook, Instagram, WhatsApp, YouTube, dan X.
Sementara, langkanya pekerjaan dan ketimpangan juga sangat menghimpit masyarakat .
Setidaknya 51 orang tewas dalam kekerasan terburuk sejak berakhirnya perang saudara dan penghapusan monarki pada tahun 2008.
Militer kembali menguasai jalan-jalan pada Rabu (10/9), dengan memberlakukan jam malam.
Penunjukan ketua MA perempuan pertama ini terjadi setelah dua hari negosiasi intensif antara Panglima Angkatan Darat Jenderal Ashok Raj Sigdel dan Paudel, termasuk dengan perwakilan dari kelompok “Gen Z”






