Scroll untuk melanjutkan berita!
Iklan di Solusiindonesia.com
Internasional

Steve Witkoff Bahas Kelanjutan Gencatan Senjata Gaza di Miami

×

Steve Witkoff Bahas Kelanjutan Gencatan Senjata Gaza di Miami

Sebarkan artikel ini
Steve Witkoff utusan Presiden Donald Trump / foto: tangkapan layar

Solusilndonesia.com — Amerika Serikat kembali mengintensifkan upaya mendorong kelanjutan gencatan senjata di Gaza.

Utusan Presiden Donald Trump untuk Timur Tengah, Steve Witkoff, dijadwalkan menggelar pertemuan dengan para pejabat dari negara-negara mediator pada Jumat (19/12/2025) waktu setempat.

Mengutip dari AP news, Witkoff akan bertemu perwakilan Qatar, Mesir, dan Turki dalam pertemuan tertutup di Miami.

Seorang pejabat Departemen Luar Negeri AS menyebut pertemuan ini difokuskan untuk meninjau dan mendorong pelaksanaan fase kedua perjanjian gencatan senjata antara Israel dan Hamas.

Gencatan senjata yang dimediasi Amerika Serikat tersebut mulai berlaku pada 10 Oktober, mengakhiri sementara konflik bersenjata yang telah berlangsung lebih dari dua tahun.

Pada fase pertama, Hamas membebaskan sejumlah sandera, sementara Israel membebaskan ribuan tahanan Palestina serta membuka akses bantuan kemanusiaan ke Jalur Gaza.

Namun, pelaksanaan tahap awal ini berjalan tersendat setelah kedua pihak saling menuding adanya pelanggaran kesepakatan.

Fase kedua dipandang jauh lebih kompleks, tahapan ini mencakup rencana pengerahan pasukan keamanan internasional, pembentukan pemerintahan teknokratis di Gaza di bawah pengawasan internasional, pelucutan senjata Hamas, serta penarikan lanjutan pasukan Israel.

Seluruh proses tersebut direncanakan berada di bawah pengawasan “Dewan Perdamaian” yang diketuai Presiden Donald Trump.

Hingga kini, dewan tersebut maupun pasukan internasional belum terbentuk. Israel juga telah menyatakan keberatan terhadap keterlibatan sejumlah negara, termasuk Turki, dalam mekanisme keamanan internasional.

Kementerian Luar Negeri Turki mengonfirmasi kehadiran Menteri Luar Negeri Hakan Fidan dalam pertemuan di Miami.

Dari pihak Qatar, Perdana Menteri sekaligus Menteri Luar Negeri Sheikh Mohammed bin Abdulrahman Al Thani juga memastikan akan hadir.

Image Slide 1