Scroll untuk melanjutkan berita!
Iklan di Solusiindonesia.com
Khazanah

Bacaan Lengkap Takbiran Idul Fitri: Arab, Latin, dan Terjemahan

×

Bacaan Lengkap Takbiran Idul Fitri: Arab, Latin, dan Terjemahan

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi Takbiran Idul Fitri 1447 H. Foto: Freepik

Solusiindonesia.com — Menjelang tibanya hari kemenangan Idul Fitri 1447 H, mengumandangkan takbir merupakan salah satu amalan sunnah yang sangat dianjurkan bagi umat Muslim. Takbiran bukan sekadar tradisi, melainkan wujud syukur atas pertolongan Allah SWT yang telah memampukan kita menyelesaikan ibadah puasa Ramadan.

Perintah ini selaras dengan firman Allah SWT dalam QS. Al-Baqarah: 185:

وَلِتُكۡمِلُواْ ٱلۡعِدَّةَ وَلِتُكَبِّرُواْ ٱللَّهَ عَلَىٰ مَا هَدَىٰكُمۡ وَلَعَلَّكُمۡ تَشۡكُرُونَ

Artinya: “Dan hendaklah kamu mencukupkan bilangannya dan hendaklah kamu mengagungkan Allah atas petunjuk-Nya yang diberikan kepadamu, supaya kamu bersyukur.”

Waktu Utama Mengumandangkan Takbir
Berdasarkan panduan dari para ulama (sebagaimana dirangkum oleh NU Online), waktu dimulainya takbir Idul Fitri adalah:

  • Mulai: Sejak terbenamnya matahari pada malam 1 Syawal.
  • Berakhir: Saat imam memulai takbiratul ihram shalat Id (bagi yang berjamaah) atau saat seseorang hendak memulai shalat Id sendiri.

Lafal Lengkap Bacaan Takbir Idul Fitri
Berikut adalah variasi bacaan takbir yang dapat diamalkan, mulai dari versi singkat hingga versi panjang sesuai riwayat Imam Muslim:

  1. Bacaan Takbir Dasar (3 Kali)
    Sesuai penjelasan Imam An-Nawawi dalam Kitab Al-Majmu’, takbir dilafalkan sebanyak tiga kali:

اللهُ أَكْبَرُ اللهُ أَكْبَرُ اللهُ أَكْبَرُ

Latin: Allāhu akbar, Allāhu akbar, Allāhu akbar.
Artinya: “Allah maha besar, Allah maha besar, Allah maha besar.”

  1. Lafal Takbir yang Umum di Masyarakat
    Versi ini adalah yang paling sering dikumandangkan di masjid-masjid Indonesia:

اللهُ أَكْبَرُ اللهُ أَكْبَرُ اللهُ أَكْبَرُ لَا إلٰهَ إِلَّا اللهُ وَاللهُ أَكْبَرُ، اللهُ أَكْبَرُ وَلِلّٰهِ الْحَمْدُ

Latin: Allāhu akbar, Allāhu akbar, Allāhu akbar. Lā ilāha illallāhu wallāhu akbar. Allāhu akbar wa lillāhil hamdu.

Artinya: “Allah maha besar, Allah maha besar, Allah maha besar. Tiada tuhan selain Allah. Allah maha besar. Segala puji bagi-Nya.”

  1. Lafal Takbir Lengkap (Zikir Rasulullah SAW)
    Untuk menambah pahala dan kekhusyukan, Anda bisa menyambung takbir di atas dengan zikir yang diriwayatkan oleh Imam Muslim berikut ini:

اللهُ أَكْبَرُ كَبِيْرًا وَالحَمْدُ لِلّٰهِ كَثِيْرًا وَسُبْحَانَ الِلّٰهِ بُكْرَةً وَأَصِيْلًا لَا إلٰهَ إِلَّا اللهُ وَلَا نَعْبُدُ إِلَّا إِيَّاهُ مُخْلِصِيْنَ لَهُ الدِّيْنَ وَلَوْ كَرِهَ Kا الكَافِرُوْنَ لَا إلٰهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ صَدَقَ وَعْدَهُ وَنَصَرَ عَبْدَهُ وَهَزَمَ الاَحْزَابَ وَحْدَهُ لَا إلٰهَ إِلَّا اللهُ وَاللهُ اَكْبَرُ

Latin: Allāhu akbar kabīrā, walhamdu lillāhi katsīrā, wa subhānallāhi bukratan wa ashīlā, lā ilāha illallāhu wa lā na‘budu illā iyyāhu mukhlishīna lahud dīna wa law karihal kāfirūn, lā ilāha illallāhu wahdah, shadaqa wa‘dah, wa nashara ‘abdah, wa hazamal ahzāba wahdah, lā ilāha illallāhu wallāhu akbar.

Artinya: “Allah maha besar. Segala puji yang banyak bagi Allah. Maha suci Allah pagi dan sore. Tiada tuhan selain Allah. Kami tidak menyembah kecuali kepada-Nya, memurnikan bagi-Nya sebuah agama meski orang kafir tidak menyukainya. Tiada tuhan selain Allah yang esa, yang menepati janji-Nya, membela hamba-Nya, dan sendiri memorak-porandakan pasukan musuh. Tiada tuhan selain Allah. Allah maha besar.”

Dengan memahami makna dan lafalnya, semoga takbiran kita di tahun 2025/1447 H ini menjadi lebih bermakna. Selamat merayakan hari raya Idul Fitri, mohon maaf lahir dan batin