Solusiindonesia.com — Universitas Islam Malang (UNISMA) resmi menjadi saksi sejarah dimulainya rangkaian peringatan Hari Lahir (Harlah) 1 Abad Nahdlatul Ulama (NU) pada Rabu (7/1). Acara yang berlangsung khidmat ini menjadi momentum penguat sinergi antara kaum santri, akademisi, dan pemerintah dalam membangun peradaban bangsa.
Hadir mewakili Bupati Malang, Wakil Bupati Dra. Hj. Lathifah Shohib mendampingi Wakil Gubernur Jawa Timur, Dr. Emil Elestianto Dardak, M.Sc. Kehadiran para pimpinan daerah ini menegaskan dukungan penuh pemerintah terhadap kontribusi besar NU bagi masyarakat.
Fokus pada Tradisi dan Peradaban Bangsa
Salah satu agenda utama dalam kegiatan ini adalah diskusi panel bertajuk “Memperkokoh Jam’iyah, Tradisi, Kontribusi, dan Mengembangkan Peradaban”. Diskusi ini menyoroti peran strategis pesantren dan organisasi NU sebagai pilar penjaga nilai keislaman sekaligus nasionalisme di Indonesia.
Wakil Bupati Malang, Lathifah Shohib, menekankan bahwa kolaborasi lintas sektor sangat diperlukan untuk menghadapi tantangan zaman.
“Sinergi antara organisasi keagamaan, pemerintah, dan institusi pendidikan adalah kunci untuk merawat nilai kebangsaan dan mempercepat pembangunan daerah,” pungkasnya.
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi Miliaran Rupiah
Peringatan satu abad ini tidak hanya bersifat seremonial. Warga NU Jawa Timur menunjukkan aksi nyata melalui penggalangan dana kemanusiaan.
Dalam acara tersebut, diserahkan donasi sebesar Rp3.879.409.566 untuk membantu korban bencana alam di wilayah Sumatera dan Aceh.
Angka fantastis ini menjadi bukti kuatnya semangat gotong royong dan kepedulian sosial yang menjadi identitas warga Nahdliyin.
Simbolisme Kick Off 1 Abad
Puncak acara ditandai dengan penekanan sirine secara bersama-sama oleh Wakil Bupati Malang dan Wakil Gubernur Jawa Timur. Suara sirine tersebut menjadi tanda dimulainya Kick Off rangkaian peringatan satu abad NU secara luas.
Acara ini turut dihadiri oleh:
* Jajaran Pleno PWNU Jawa Timur.
* PCNU se-Jawa Timur.
* Perwakilan Pesantren dan Forkopimda Malang Raya.
* Akademisi dari berbagai perguruan tinggi di Malang.
Dengan dimulainya rangkaian Harlah ini, NU diharapkan semakin memperkokoh perannya dalam menjaga persatuan nasional dan terus memberikan kontribusi aktif bagi peradaban dunia.








