Solusiindonesia.com — Olahraga panahan kini bukan sekadar hobi pengisi waktu luang. Di tangan Dwiky Wahyu Putra Adhitya, olahraga ketangkasan ini bertransformasi menjadi unit usaha sekaligus kawah candradimuka bagi atlet panahan tradisional di Malang. Melalui Hasanah Archery, Dwiky membawa misi besar: membumikan teknik horsebow ke masyarakat luas.
Berawal dari kegemaran pribadi di kawasan Tunggul Wulung pada 2019, Dwiky resmi mengibarkan bendera Hasanah Archery sejak 2021. Keputusannya bukan tanpa alasan. Ia melihat peluang besar di tengah meningkatnya minat masyarakat terhadap panahan tradisional yang kini telah diakui sebagai cabang olahraga prestasi oleh KONI
Berbeda dengan panahan modern yang menggunakan alat bantu mekanis, Hasanah Archery menitikberatkan pada Horsebow atau horseback archery, yaitu panahan yang dilakukan sambil menunggang kuda (panahan tradisional). Jenis busur ini memiliki sejarah panjang dan nilai filosofis tinggi di berbagai belahan dunia.
“Horsebow memberikan pengalaman yang sangat berbeda. Selain teknik fisik, ada nilai budaya yang kental karena setiap daerah memiliki ciri khas busurnya masing-masing,” ujar Dwiky.
Keunggulan lain dari tempat ini adalah integrasi antara pelatihan dan penyediaan alat. Hasanah Archery memproduksi serta memasarkan busur berkualitas tinggi yang menyasar segmen menengah ke atas, memastikan setiap pemanah menggunakan peralatan standar profesional.
Bagi Hasanah Archery, mengenai titik tengah target bukanlah prioritas utama bagi pemula. Dwiky menekankan pentingnya postur tubuh (form) dan keselamatan (safety) sebagai fondasi utama.
Menurut Dwiki, Teknik Harus Didahulukan karena bisa mencegah Cedera. Dengan kata lain, postur yang salah saat menarik busur dapat berisiko pada sendi dan otot. Teknik yang benar akan menghasilkan akurasi yang konsisten secara alami.
” Tujuannya adalah membangun karakter, melatih kesabaran, fokus, dan disiplin mental,” terang Dwiki.
Sementara itu latihan terbuka untuk segala usia, mulai dari anak-anak usia enam tahun hingga dewasa. Untuk sesi privat, durasi latihan dipatok sekitar 60 menit, sementara kelas kelompok berjalan lebih intensif selama 90 hingga 120 menit.
Info Lokasi, Harga, dan Paket Latihan
Hasanah Archery memilih lokasi yang cukup unik dan strategis untuk sesi latihannya, yakni bekerja sama dengan Mami Combi Cafe di kawasan Lowokwaru. Hal ini memberikan suasana latihan yang santai namun tetap profesional.
- Lokasi: Jl. Terusan Kecubung Barat No.27, Tlogomas, Kec. Lowokwaru, Kota Malang.
Sebagai informasi berikut daftar harga paket di Hasanah Archery :
Jenis Paket Harga Keterangan Sesi Insidental Rp65.000 Per satu kali kedatangan Paket Member Rp250.000 4x Pertemuan (Masa aktif 1 bulan) Sesi Privat Rp350.000 5x Pertemuan (Intensif)
Menariknya, setiap peserta dari paket mana pun akan mendapatkan bonus produk menarik dari Mami Combi Cafe sebagai pelengkap sesi latihan.

Dwiky berharap Hasanah Archery dapat terus berkembang menjadi pusat panahan terbaik di Malang Raya. Targetnya tidak hanya sekadar menambah jumlah murid, tetapi juga melahirkan atlet-atlet yang mampu berbicara di kancah nasional
“Kami ingin membangun karakter dan semangat juang lewat busur. Semoga langkah ini dimudahkan untuk mencetak prestasi-prestasi baru di masa depan,” pungkasnya.







