Solusiindonesia.com — PT Solusi Media Selaras atau SMS jalin kerjasama dengan Frequency Vibes sebuah organisasi nirlaba di Eropa untuk penyediaan operator perjalanan tur pada bulan September 2025 mendatang.
Kerjasama ini menandai ekspansi perusahaan PT. Solusi Media Selaras sebagai sebuah perusahaan yang siap kepakkan sayapnya di kancah Internasional dengan menggandeng dan bekerja sama dengan organisasi Eropa
Dalam keterangannya, Managing Director Frequency Vibes Indonesia Mr. Jeroen mengatakan, bahwa kerjasama tersebut akan mulai direalisasikan pada September mendatang dengan kerjasama penyediaan operator perjalanan tur Spritual Journey.
“Kita akan bawa tamu dari Eropa untuk perjalanan spritual tur di Malang dan NTB serta Bali. Kami percaya Solusi Media Selaras mampu memberikan pelayanan terbaik,” ungkap Jeroen
Pria asli Belanda tersebut juga menyampaikan, bahwa persiapan even September sudah matang dibicarakan dengan pihak Solusi Media Selaras atau SMS melalui pertemuan-pertemuan baik online maupun offline.
“Sejauh ini kami sudah melakukan beberapa pertemuan dengan pihak SMS dan persiapan matang. Kami sudah kunjungi kantor, dan berbicara dengan pihak manajemen untuk persiapan sendiri,” imbuhnya.
Sementara itu Direktur PT SMS Ach Zaini Khusyairi SM, CH., mengatakan, bahwa kerjasama ini adalah sebuah terobosan SMS dalam menjalin hubungan internasional sebagai ajang ekspansi bisnis di kancah Internasional.
“Ya ini adalah terobosan manajemen dalam menjalin hubungan dengan pihak asing, selain bicara bisnis, ada misi memperkenalkan Indonesia dengan keindahan dan keberagaman budaya, agama dan berbagai keberagaman lainnya ini mampu menjadi inspirasi Internasional,” terang Zaini
Lebih lanjut Zaini mengatakan, bahwa kerjasama awal akan dimulai pada bulan September mendatang yakni terkait penyediaan operator tur dengan tajuk “Spiritual Journey 2025”.
“Kita akan kenalkan beberapa ritual keagamaan seperti kejawen, dan lainnya. Mereka akan memperdalam itu lewat budaya lokal dan ritual-ritual budaya serta kearifan lokal baik di Malang maupun NTB,” pungkas Zain.








