Scroll untuk melanjutkan berita!
Iklan di Solusiindonesia.com
Malang Raya

Mahasiswa UM dan UTM Tingkatkan Wawasan Pariwisata Berkelanjutan Lewat Summercamp

×

Mahasiswa UM dan UTM Tingkatkan Wawasan Pariwisata Berkelanjutan Lewat Summercamp

Sebarkan artikel ini
Program Studi Pariwisata Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Malang (UM) menjalin kerja sama dengan Program Studi Arsitektur Universiti Teknologi Malaysia (UTM) melalui kegiatan Outreach Summercamp Program (foto istimewa).

Solusiindonesia.com – Program Studi Pariwisata Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Malang (UM) menjalin kerja sama dengan Program Studi Arsitektur Universiti Teknologi Malaysia (UTM) melalui kegiatan Outreach Summercamp Program pada 27 Agustus–3 September 2025. Kolaborasi ini bertujuan mendukung implementasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) khususnya SDGs 4 tentang Pendidikan Berkualitas, dengan menyediakan ruang pembelajaran inklusif dan lintas negara bagi mahasiswa.

Kegiatan melibatkan kunjungan ke sejumlah lokasi strategis, di antaranya Gunung Bromo, Kampung Warna-Warni, CMC Tiga Warna, Situs Ngawonggo, serta kawasan Eduwisata Kampus UM. Melalui kegiatan ini, mahasiswa Indonesia dan Malaysia diajak memahami isu budaya, pariwisata, lingkungan, serta praktik pembangunan berkelanjutan.

Di lingkungan kampus, peserta diajak meninjau berbagai green infrastructure UM, mulai dari Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu (TPST) Edukasi, program konservasi air dan energi di Gedung A19 dan A20, Tempat Pengolahan Air Minum, hingga pengembangan ruang terbuka hijau.

Diskusi interaktif antara mahasiswa kedua universitas menjadi agenda utama, dengan fokus pada pertukaran gagasan mengenai konsep Green Campus dan pengelolaan lingkungan berkelanjutan.

Rombongan UTM terdiri dari 34 mahasiswa dan empat dosen, yakni Dr. Iziq Eafifi Ismail, Dr. AW Siew Bee, Dr. Koh Cheng Chee, dan Dr. Adila Zakaria. Korprodi Arsitektur UTM, Dr. Iziq, menyampaikan apresiasi atas kerja sama tersebut yang dinilai mampu membangun generasi muda unggul. “Kami berharap kolaborasi positif ini dapat terus berlanjut dan memberi manfaat luas di masa mendatang,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Syireen Imillea Binti Sazman, mahasiswa UTM yang menilai kegiatan ini memberi pengalaman berharga dalam memahami budaya, pariwisata, serta kehidupan akademik lintas negara. “Ini menjadi pengalaman tak terlupakan yang akan selalu kami kenang,” katanya.

Dekan Fakultas Ilmu Sosial UM, Dr. Ari Sapto, M.Hum., menegaskan bahwa kerja sama ini sejalan dengan visi fakultas untuk menguatkan orientasi global dalam dua tahun terakhir. “FIS UM mendorong dosen dan mahasiswa agar semakin terbuka pada kolaborasi internasional dalam bidang pendidikan, penelitian, dan publikasi,” ungkapnya.

Sementara itu, Vianka, mahasiswa Prodi Pariwisata UM, mengaku mendapatkan banyak pengalaman berharga, terutama dalam manajemen perjalanan wisata dan komunikasi lintas budaya. “Kami belajar memastikan kenyamanan dan keselamatan peserta, sekaligus memperkenalkan destinasi unggulan di Malang Raya,” ujarnya.

Kerja sama ini diharapkan tidak hanya mempererat hubungan akademik antara UM dan UTM, tetapi juga memperkuat kontribusi kedua kampus dalam mencetak generasi muda yang peduli lingkungan, budaya, dan pembangunan berkelanjutan. (*)