Scroll untuk melanjutkan berita!
Iklan di Solusiindonesia.com
Malang Raya

Pengerjaan Gedung Parkir Kayutangan Heritage Dikebut, Ditargetkan Rampung Akhir Desember 2025

×

Pengerjaan Gedung Parkir Kayutangan Heritage Dikebut, Ditargetkan Rampung Akhir Desember 2025

Sebarkan artikel ini
Proyek pembangunan gedung yang dikelola Dinas Perhubungan Kota Malang itu kini memasuki tahap pengecoran akhir dan ditargetkan selesai pada akhir Desember 2025 (foto istimewa).

Solusiindonesia.com – Pembangunan gedung parkir di Kawasan Wisata Kayutangan Heritage terus digenjot menjelang penutup tahun. Proyek yang dikelola Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang itu kini memasuki tahap pengecoran akhir dan ditargetkan selesai pada akhir Desember 2025.

Kepala Dishub Kota Malang, Widjaja Saleh Putra, memastikan bahwa progres pembangunan masih berada dalam jalur yang telah direncanakan, meski pekerjaan pada fase akhir membutuhkan percepatan di lapangan. “Saat ini pengerjaan sudah masuk tahap pengecoran. Selanjutnya tinggal pekerjaan mekanikal dan elektrikal,” ujarnya, Rabu (3/12/2025).

Tahap mekanikal–elektrikal tersebut meliputi pemasangan instalasi lampu serta jaringan kelistrikan yang menjadi komponen penting sebelum gedung dapat beroperasi. “Alas bangunannya sudah selesai. Tinggal pemasangan lampu dan jaringan listrik,” tambahnya.

Meski progresnya dikebut, Widjaja belum bisa memastikan apakah gedung parkir dapat langsung berfungsi maksimal pada momen libur Natal dan Tahun Baru (Nataru). Menurutnya, sejumlah bagian masih harus disempurnakan agar operasional gedung dapat berjalan optimal dan aman.

“Saya tidak berani berjanji. Kita upayakan maksimal. Jika ada bagian yang sudah siap digunakan, tentu akan kita manfaatkan,” tegasnya.

Untuk sementara, gedung parkir Kayutangan masih dapat menampung kendaraan roda dua selama periode liburan.
“Untuk sepeda motor masih bisa kita masukkan ke dalam gedung parkir Kayutangan,” jelas Widjaja.

Karena gedung parkir belum berfungsi penuh, parkir bahu jalan di sepanjang koridor Kayutangan masih akan dibuka dengan pengaturan yang lebih ketat agar tetap tertib. “Kemungkinan besar bahu jalan masih digunakan, karena gedungnya belum maksimal. Tapi akan kami kurangi dan atur dengan lebih tertib,” katanya.

Saat ini, gedung parkir yang sementara mencakup lantai dasar dan lantai dua tersebut mampu menampung sekitar 40 mobil. Sementara itu, kendaraan roda dua akan diarahkan ke jalur lain. “Saat ini kapasitasnya masih 40 mobil. Untuk motor nantinya diarahkan ke Jalan Majapahit,” pungkasnya.

Image Slide 1