Solusiindonesia.com — Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, menegaskan komitmen Pemerintah Kota Malang dalam mendukung pembibitan atlet futsal sejak usia dini melalui penyelenggaraan Turnamen Futsal Piala Wali Kota Malang. Ajang kompetisi yang digelar di GOR Ken Arok, Sabtu (3/1/2026), tersebut diikuti 29 tim pelajar dari berbagai sekolah di wilayah Malang Raya.
Turnamen ini menjadi salah satu langkah strategis Pemkot Malang dalam menjaring potensi atlet futsal muda berbakat sekaligus memperkuat sistem pembinaan olahraga pelajar. Selain sebagai arena kompetisi, kegiatan ini juga diarahkan untuk membentuk karakter, mental bertanding, serta menanamkan nilai-nilai sportivitas sejak dini.
“Turnamen ini sangat penting untuk mencari dan menyiapkan bibit-bibit atlet futsal sejak usia sekolah. Di sini anak-anak tidak hanya bertanding, tetapi juga belajar berkompetisi secara sehat dan menjunjung sportivitas,” ujar Wahyu di sela kegiatan.
Orang nomor satu di jajaran Pemkot Malang itu menegaskan bahwa pembinaan olahraga harus dilakukan secara berjenjang, sistematis, dan berkelanjutan, dimulai dari lingkungan sekolah. Melalui kompetisi seperti Turnamen Futsal Wali Kota Cup, para pelajar dapat mengukur kemampuan, menerapkan hasil latihan, serta memperoleh pengalaman bertanding yang menjadi bekal penting dalam proses pembinaan atlet profesional.
Wahyu juga menekankan bahwa upaya pembibitan atlet futsal tidak dapat berjalan optimal tanpa kolaborasi lintas sektor. Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah, sekolah, asosiasi olahraga, serta pihak terkait lainnya menjadi kunci keberhasilan pembinaan prestasi olahraga di Kota Malang.
“Turnamen ini kami dorong sebagai langkah awal pembinaan atlet futsal di Kota Malang. Harapannya, dari ajang ini lahir talenta-talenta muda yang terus dibina secara berkelanjutan dan mampu berprestasi di level yang lebih tinggi, baik regional maupun nasional,” pungkasnya.








