Solusiindonesia.com — Langkah Granada di ajang Piala Raja harus terhenti pada babak 32 besar setelah tak mampu mempertahankan keunggulan dan akhirnya menyerah 1-3 dari Rayo Vallecano di Stadion Nuevo Los Carmenes, Granada, Selasa (6/1/2026) waktu setempat
Sempat tertinggal lebih dulu, Rayo Vallecano mampu membalikkan keadaan lewat permainan disiplin dan efektif. Hasil ini memastikan klub La Liga tersebut melangkah ke babak 16 besar Piala Raja dan menjadi tim terakhir yang mengamankan tiket ke fase selanjutnya.
Granada membuka keunggulan lebih dulu melalui gol cepat Pablo Saenz pada menit kesembilan. Gol tersebut sempat membuat Rayo berada di bawah tekanan sepanjang sisa babak pertama, hingga skor 1-0 untuk keunggulan tuan rumah bertahan sampai turun minum.
Memasuki babak kedua, Rayo Vallecano tampil lebih agresif dan meningkatkan intensitas serangan. Upaya tersebut membuahkan hasil saat Alvaro Garcia Rivera mencetak gol penyeimbang pada menit ke-49 dan mengubah jalannya pertandingan.
Dominasi Rayo akhirnya berbuah keunggulan pada menit ke-74. Pedro Diaz sukses mencatatkan namanya di papan skor lewat sundulan akurat yang tak mampu diantisipasi kiper Granada.
Keunggulan Rayo dipastikan pada masa tambahan waktu babak kedua setelah pemain Granada, Flores, melakukan gol bunuh diri pada menit 90+2. Skor 3-1 pun bertahan hingga laga usai.
Kemenangan ini menjadi modal berharga bagi Rayo Vallecano untuk menatap babak 16 besar Piala Raja yang dijadwalkan berlangsung pada 13–15 Januari 2026 waktu setempat, sekaligus mempertegas konsistensi mereka di kompetisi domestik musim ini.








