Scroll untuk melanjutkan berita!
Iklan di Solusiindonesia.com
Olahraga

Debut Gemilang tapi Pahit, Maarten Paes Catat 7 Penyelamatan dalam Laga Perdana Bersama Ajax

×

Debut Gemilang tapi Pahit, Maarten Paes Catat 7 Penyelamatan dalam Laga Perdana Bersama Ajax

Sebarkan artikel ini
Keeper Timnas Indonesia Maarten Paes. Foto: Instagram

Solusiindonesia.com — Kiper utama Timnas Indonesia, Maarten Paes, baru saja menandai lembaran baru dalam kariernya di kompetisi tertinggi Belanda, Eredivisie. Meski tampil impresif di bawah mistar gawang Ajax Amsterdam, Paes mengaku belum sepenuhnya puas dengan hasil akhir laga debutnya.

Bertanding di Johan Cruyff Arena pada Minggu (22/2/2026) dini hari WIB, Ajax harus puas berbagi angka dengan NEC Nijmegen setelah laga berakhir imbang 1-1.

Walaupun statusnya sebagai pendatang baru di skuad De Godenzonen, Paes langsung dipercaya tampil sebagai starter. Kepercayaan pelatih dibayarnya dengan performa solid. Berdasarkan data dari Sofascore, Maarten Paes mendapatkan rating 7,8, angka yang cukup tinggi untuk seorang penjaga gawang dalam laga debut.

Selama 90 menit pertandingan, kiper berusia 27 tahun ini mencatatkan 7 Penyelamatan krusial yang menjaga gawang Ajax dari kebobolan lebih banyak, ketenangan dalam menghadapi tekanan intensitas tinggi, dan komunikasi yang baik dengan lini pertahanan.

Ajax sebenarnya sempat unggul lebih dulu pada menit ke-39 lewat aksi Mika Godts. Gol tersebut lahir dari skema serangan balik yang rapi, membawa tuan rumah memimpin hingga turun minum.
Sebelumnya, gawang Paes sempat bergetar di menit ke-24 oleh Sami Ouaissa, namun wasit menganulir gol tersebut melalui tinjauan VAR karena posisi pemain NEC yang sudah berada dalam posisi offside.

Sayangnya, konsentrasi lini belakang Ajax sedikit mengendur di babak kedua. Pada menit ke-57, Darko Nejasmic berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1-1. Skor ini bertahan hingga peluit panjang dibunyikan.

Berbicara kepada media setelah pertandingan, Paes menunjukkan mentalitas pemenang. Ia tidak ingin berpuas diri hanya dengan statistik individu yang apik.

“Jika Anda bermain untuk Ajax, Anda selalu dituntut untuk mengalahkan NEC di kandang. Secara pribadi, semua berjalan baik, meski saya merasa masih ada kesalahan kecil dalam kontrol bola,” ujar Paes seperti dikutip dari laman resmi klub.

Ia juga menambahkan bahwa pengalaman internasionalnya sangat membantu dalam mengelola stres saat menjalani debut di klub sebesar Ajax. “Saya mencoba tetap tenang sebisa mungkin, meski situasi di lapangan terkadang sangat sulit,” tambahnya.