Solusiindonesia.com — Duel panas bertajuk Derby Riyadh antara Al Shabab vs Al Hilal dalam lanjutan Saudi Pro League 2025/2026 berakhir dengan hujan gol. Bertanding di SHG Arena pada Jumat (27/2/2026), Al Hilal sukses mengamankan kemenangan krusial 5-3 lewat performa dominan di babak kedua.
Babak Pertama: Aksi Saling Balas Gol
Pertandingan langsung berjalan dengan tensi tinggi sejak peluit pertama dibunyikan. Tuan rumah Al Shabab sempat mengejutkan lewat gol cepat Josh Brownhill pada menit ke-13 setelah memanfaatkan kelengahan lini tengah tim tamu.
Namun, Al Hilal tidak butuh waktu lama untuk merespons. Mohamed Kanno menyamakan kedudukan di menit ke-19. Keberuntungan berpihak pada Al Hilal tak lama kemudian setelah gol bunuh diri Ali Al-Bulayhi (pemain Al Hilal yang membelokkan bola ke gawang lawan dalam kemelut) membuat skor berbalik 2-1.
Jelang turun minum, Abderrazak Hamdallah sempat menghidupkan asa Al Shabab lewat golnya di menit ke-44. Sayangnya, kegembiraan publik tuan rumah sirna seketika setelah bek tangguh Kalidou Koulibaly mencetak gol di masa injury time, menutup babak pertama dengan keunggulan 3-2 untuk Al Hilal.
Dominasi Al Hilal di Paruh Kedua
Memasuki babak kedua, racikan strategi Simone Inzaghi terbukti lebih efektif dibandingkan skema Noureddine Zekri. Al Hilal langsung tancap gas dengan mencetak dua gol cepat dalam kurun waktu lima menit.
- Menit 48: Sultan Mandash memperlebar jarak menjadi 4-2.
- Menit 52: Marcos Leonardo mengubah papan skor menjadi 5-2.
Al Shabab sempat mencoba bangkit dan memperkecil ketertinggalan melalui Yacine Adli pada menit ke-75. Meski terus menekan di sisa waktu, pertahanan Al Hilal tetap kokoh hingga laga usai.
Secara keseluruhan, laga berlangsung cukup seimbang. Al Hilal mencatatkan 52% penguasaan bola dengan efektivitas tembakan yang lebih baik dibandingkan Al Shabab.
Statistik Al Shabab Al Hilal Tembakan (On Target) 12 (7) 14 (7) Penguasaan Bola 48% 52%
Dengan hasil ini, Al Hilal koh di papan atas klasemen dengan koleksi 55 poin dari 23 laga, menjaga peluang besar dalam perebutan gelar juara musim ini. Sementara itu, Al Shabab masih tertahan di papan tengah bawah dengan raihan 25 poin.
Sultan Mandash layak dinobatkan sebagai Man of the Match berkat kontribusi signifikannya di sektor sayap yang menjadi kunci bongkarnya pertahanan Al Shabab.







