Scroll untuk melanjutkan berita!
Iklan di Solusiindonesia.com
Olahraga

Mandul di Kandang, Semen Padang Kian Terjepit di Zona Merah Super League

×

Mandul di Kandang, Semen Padang Kian Terjepit di Zona Merah Super League

Sebarkan artikel ini
Mandul di Kandang, Semen Padang Kian Terjepit di Zona Merah Super League. Foto: Instagram

Solusiindonesia.com — Harapan Semen Padang untuk segera mentas dari jerat degradasi harus tertunda. Menjamu PSIM Yogyakarta dalam lanjutan pekan ke-24 Super League 2025/2026, Rabu (4/3/2026) malam, tim berjuluk Kabau Sirah tersebut hanya mampu berbagi angka setelah menyudahi laga dengan skor kacamata 0-0.

Tampil di hadapan pendukung sendiri di Stadion Haji Agus Salim, Semen Padang sebenarnya memiliki urgensi tinggi untuk mengamankan poin penuh. Namun, rapatnya barisan pertahanan Laskar Mataram membuat lini serang tuan rumah frustrasi hingga peluit panjang dibunyikan.

Persaingan Papan Bawah Kian Memanas
Hasil imbang ini menjadi kerugian besar bagi Semen Padang. Meski mendapatkan tambahan satu poin, posisi mereka tidak beranjak dari zona merah. Ketatnya perolehan poin di papan bawah membuat setiap kegagalan menang di kandang terasa seperti kekalahan.

Berikut adalah situasi terkini di Zona Degradasi Super League 2025/2026:

PosisiKlubPoinStatus
14Madura United20Aman
15Persijap Jepara19Batas Aman
16PSBS Biak18Zona Merah
17Semen Padang17Zona Merah
18Persis Solo16Juru Kunci

Terpaku di Peringkat 17
Dengan koleksi 17 poin, Semen Padang kini hanya terpaut satu angka dari PSBS Biak di peringkat ke-16 dan tertinggal dua poin dari Persijap Jepara yang menghuni batas aman terakhir (posisi 15).

Kondisi ini kian mengkhawatirkan karena Persis Solo yang berada di dasar klasemen mengintai tepat di belakang mereka dengan selisih hanya satu poin. Jika tidak segera melakukan evaluasi radikal, ancaman turun kasta ke Championship musim depan akan menjadi kenyataan pahit bagi publik sepak bola Sumatera Barat.

Tantangan di Sisa Musim
Masalah penyelesaian akhir ditengarai menjadi momok bagi skuad Kabau Sirah. Padahal, PSIM Yogyakarta sempat bermain dengan sepuluh orang setelah menerima kartu merah, namun keunggulan jumlah pemain tersebut gagal dikonversi menjadi gol kemenangan oleh Semen Padang.

Di sisi lain, persaingan gelar juara juga tak kalah sengit. David da Silva (eks Persib) masih memimpin daftar top skor sementara, terus dibayangi oleh winger andalan Persija Jakarta dalam perburuan sepatu emas musim ini.