Scroll untuk melanjutkan berita!
Iklan di Solusiindonesia.com
Olahraga

Target Tak Tercapai, Federasi Sepak Bola Venezuela Depak Fernando Batista

×

Target Tak Tercapai, Federasi Sepak Bola Venezuela Depak Fernando Batista

Sebarkan artikel ini
pelatih kepala Fernando "Bocha" Batista / foto: tangkapan layar

Solusiindonesia.com — Kegagalan tim nasional Venezuela lolos ke putaran final Piala Dunia 2026 berujung pada pemecatan pelatih kepala Fernando “Bocha” Batista beserta seluruh staf kepelatihannya. Keputusan ini diumumkan langsung oleh Federasi Sepak Bola Venezuela (FVF) melalui akun resmi mereka di platform X, Kamis (11/9/2025) (waktu setempat).

Venezuela, yang tampil cukup kompetitif sepanjang babak kualifikasi zona Amerika Selatan (Conmebol), akhirnya harus merelakan impian mereka pupus setelah hanya finis di peringkat kedelapan klasemen akhir. Dari 18 laga, Venezuela mencatatkan empat kemenangan, enam hasil imbang, dan delapan kekalahan hasil yang jauh dari cukup untuk mengamankan tiket ke Piala Dunia.

Dalam pernyataan resminya, FVF menyebut bahwa meskipun tim menunjukkan semangat dan perkembangan permainan di bawah kepemimpinan Batista, target yang telah ditetapkan tetap tidak tercapai.

“Hasil akhir tidak memenuhi harapan negara dan institusi ini,” tulis FVF dalam pernyataannya.

Kekalahan telak 3-6 dari Kolombia pada laga terakhir menjadi titik akhir perjuangan Venezuela, terlebih ketika Bolivia secara mengejutkan berhasil mengalahkan Brasil dan menggeser posisi Venezuela di klasemen. Situasi ini membuat federasi merasa perlu mengambil langkah tegas demi masa depan tim nasional.

Langkah ini sekaligus memperpanjang catatan pahit bagi Venezuela, yang hingga kini masih menjadi satu-satunya negara di Amerika Selatan yang belum pernah tampil di putaran final Piala Dunia sejak menjadi anggota FIFA pada 1938 dan Conmebol pada 1953.

Bagi penggemar sepak bola Indonesia, situasi Venezuela mungkin terasa familiar perjuangan panjang, semangat yang tak pernah padam, namun selalu terganjal pada tahap krusial. Pemberhentian pelatih setelah kegagalan mencapai target juga menjadi praktik yang jamak terjadi di berbagai federasi sepak bola di dunia, termasuk di Tanah Air.

Kini, Venezuela tengah mempersiapkan arah baru dengan membentuk staf kepelatihan anyar guna menghadapi siklus kualifikasi Piala Dunia selanjutnya. FVF menegaskan komitmennya untuk terus mengembangkan sepak bola nasional mereka di tengah tantangan besar yang ada.