Scroll untuk melanjutkan berita!
Iklan di Solusiindonesia.com
Peristiwa

Satu Wisatawan Spanyol Korban KM Putri Sakinah Ditemukan Meninggal di Perairan Labuan Bajo

×

Satu Wisatawan Spanyol Korban KM Putri Sakinah Ditemukan Meninggal di Perairan Labuan Bajo

Sebarkan artikel ini
Tim SAR Gabungan mengangkat kantong berisi jenazah korban tenggelam kapal Putri Sakinah/tangkapan layar

Solusiindonesia.com — Memasuki hari keempat operasi pencarian, tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi satu jenazah wisatawan mancanegara (WNA) asal Spanyol yang menjadi korban tenggelamnya KM Putri Sakinah di perairan Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Jasad berjenis kelamin perempuan tersebut ditemukan mengapung di perairan utara Pulau Serai pada Senin (29/12/2025) pagi sekitar pukul 06.05 WITA. Penemuan ini menjadi titik terang setelah kapal nahas tersebut dilaporkan karam pada Jumat (26/12/2025) lalu.

Titik terang keberadaan korban bermula dari laporan warga setempat bernama Nasaruddin. Ia pertama kali melihat sosok jasad yang mengambang di tepian perairan saat sedang beraktivitas di sekitar Pulau Serai.

Kepala Kantor SAR Maumere sekaligus SAR Mission Coordinator (SMC), Fathur Rahman, mengonfirmasi bahwa timnya segera bergerak cepat sesaat setelah menerima laporan warga.

“Kami langsung mengerahkan tim SAR gabungan menuju lokasi menggunakan RIB (Rigid Inflatable Boat) Pos SAR Manggarai Barat untuk proses evakuasi,” ujar Fathur dalam keterangan resminya, Senin (29/12/2025).

Jenazah tiba di Pelabuhan Marina Labuan Bajo pada pukul 07.30 WITA dan langsung dilarikan ke RSUD Komodo menggunakan ambulans KPP Labuan Bajo.

Suasana haru menyelimuti proses serah terima jenazah. Ibu korban yang berada di lokasi tak kuasa menahan kesedihan saat memastikan identitas anaknya di depan petugas.

This is my daughter (Ini anak perempuan saya),” ucapnya dengan histeris saat kantong jenazah dibuka.

Saat ini, jenazah tengah menjalani proses identifikasi medis lebih lanjut oleh tim forensik RSUD Komodo guna keperluan administrasi dan pemulangan ke negara asal.

Meski satu korban telah ditemukan, tugas Tim SAR belum usai. Hingga saat ini, masih terdapat tiga orang WNA asal Spanyol lainnya yang dinyatakan hilang dalam insiden KM Putri Sakinah.

Guna mempercepat proses pencarian, kekuatan armada kini ditambah. Kapal KN SAR Puntadewa 250 telah dikerahkan sejak Minggu (28/12) untuk menyisir area yang lebih luas bersama unsur gabungan dari TNI AL, Polairud, dan relawan.

Image Slide 1