Scroll untuk melanjutkan berita!
Iklan di Solusiindonesia.com
Peristiwa

Teror di Pantai Bondi Australia: Mengenal Hanukkah, Festival Cahaya dan Ketahanan Iman Yahudi

×

Teror di Pantai Bondi Australia: Mengenal Hanukkah, Festival Cahaya dan Ketahanan Iman Yahudi

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi keluarga Yahudi sedang makan malam pada perayaan Hanukkah/Instagram

Solusiindonesia.com — Perayaan sukacita berubah menjadi duka di Pantai Bondi Australia setelah sebuah insiden penembakan brutal menargetkan sekelompok orang yang diduga sedang merayakan Hanukkah.

Penembakan yang terjadi pada hari pertama tepat saat keluarga-keluarga menyalakan lilin tradisional Hanukkah, ini menambah panjang daftar insiden kekerasan yang mengintai komunitas.

Tragedi ini bukan hanya merenggut nyawa, tetapi juga membungkam segenap keceriaan “Festival Cahaya.”

Insiden memilukan ini membawa kembali pertanyaan mendasar: Apa sebenarnya Hanukkah? Mengapa hari raya Yahudi selama delapan hari ini disebut perayaan cahaya atas kegelapan, dan mengapa ia menjadi simbol ketahanan iman di tengah penindasan?

Dikutip dari berbagai sumber, berikut penjelasan perayaan Hanukkah yang dirayakan umat Yahudi.

Hanukkah: Delapan Malam Mukjizat dan Pengabdian
Hanukkah, yang dalam bahasa Ibrani berarti “persembahan” atau “pengudusan” (חֲנֻכָּה), adalah hari raya Yahudi yang merayakan dua mukjizat utama: kemenangan militer dan intervensi ilahi.
Lebih dari sekadar kemenangan sejarah, Hanukkah adalah perayaan kebebasan atas penindasan dan keteguhan iman di tengah segala rintangan.

Kapan Hanukkah Dirayakan?
Hanukkah selalu dimulai pada hari ke-25 bulan Ibrani Kislev. Karena kalender Ibrani berbasis bulan, tanggal pastinya dalam kalender Gregorian bervariasi, sering jatuh antara akhir November hingga Desember.

Hari raya ini berlangsung selama delapan hari delapan malam, dengan praktik utama berupa penyalaan hanukkiah, tempat lilin khusus yang menampung sembilan batang lilin.

Asal-Usul Kisah: Dari Kitab Makabe hingga Pentahbisan
Kisah Hanukkah berakar pada peristiwa bersejarah sekitar tahun 167 SM, yang dicatat dalam kitab-kitab 1 Makabe dan 2 Makabe. Kitab-kitab ini merupakan bagian dari Apokrifa.

  • Latar Belakang Penindasan: Bangsa Yahudi berada di bawah kekuasaan Kekaisaran Seleukia, yang dipimpin oleh Raja Antiokhus IV Epifanes. Sang Raja berupaya memaksakan budaya dan agama Yunani (Helenisasi), melarang praktik Yahudi, dan menodai Bait Suci di Yerusalem dengan mendirikan altar Zeus.
  • Pemberontakan Makabe: Seorang imam bernama Mattathias dan kelima putranya, termasuk Judah Maccabee, memimpin pemberontakan melawan pasukan Antiokhus. Kelompok pejuang kemerdekaan ini, yang dikenal sebagai kaum Makabe, akhirnya berhasil merebut kembali Yerusalem dan Bait Suci.
  • Pentahbisan Kembali: Setelah merebut Bait Suci, kaum Makabe membersihkannya dan berusaha menyalakan kembali Menorah (pelita bercabang tujuh) yang harus menyala terus-menerus.
    Peristiwa inilah yang dirujuk dalam Perjanjian Baru oleh Yesus (Yeshua) dalam Yohanes 10:22-23 sebagai “Hari Raya Pentahbisan.”

Mukjizat Minyak: Inti Perayaan
Menurut tradisi, setelah membersihkan Bait Suci, kaum Makabe hanya menemukan satu botol kecil minyak zaitun murni yang cukup untuk menyalakan Menorah selama satu hari.

Secara ajaib, minyak tersebut bertahan menyala selama delapan hari, waktu yang dibutuhkan untuk menyiapkan pasokan minyak baru.

Mukjizat minyak inilah yang menjadi alasan utama perayaan Hanukkah berlangsung selama delapan hari, menjadikannya simbol kekuatan Tuhan yang tak terpadamkan.

Adat Istiadat Populer Hanukkah
Perayaan Hanukkah identik dengan sukacita, simbolisme, dan makanan yang digoreng dalam minyak, sebagai pengingat akan mukjizat kuno tersebut.

TradisiDeskripsi SingkatSimbolisme
Menyalakan HanukkiahTempat lilin bercabang sembilan. Satu lilin tambahan dinyalakan setiap malam. Lilin kesembilan disebut Shamash (lilin penolong).Menyebarkan terang dan mengakui mukjizat Tuhan.
Makanan Berbasis MinyakLatkes (panekuk kentang goreng) dan Sufganiyot (donat isi selai) adalah makanan wajib.Mengingat mukjizat minyak yang bertahan delapan hari.
Bermain DreidelPermainan gasing empat sisi dengan huruf Ibrani. Huruf-huruf tersebut merupakan singkatan dari “Mukjizat Besar Terjadi di Sana” (Nes Gadol Haya Sham).Mengenang mukjizat dan memberikan kegembiraan.
Doa & NyanyianBerkat khusus diucapkan saat menyalakan lilin, diikuti dengan lagu-lagu tradisional seperti Maoz Tzur (“Batu Abadi”).Memuji keselamatan dan ketekunan Allah sepanjang sejarah.

Hanukkah: Pesan Abadi Tentang Terang
Pada intinya, Hanukkah adalah waktu bagi umat Yahudi untuk merefleksikan ketekunan dan perlindungan warisan mereka di tengah segala kesulitan.

Tragedi seperti insiden di Pantai Boni, yang mencoba memadamkan terang perayaan, secara ironis justru menegaskan kembali pesan Hanukkah: bahwa kekuatan kegelapan mana pun tidak dapat memadamkan terang Tuhan yang abadi dan ketahanan iman umat-Nya.

Hanukkah mengajak semua orang untuk memperbarui komitmen pribadi kepada nilai-nilai luhur dan menyebarkan terang—baik secara fisik melalui lilin maupun secara spiritual—kepada orang-orang di sekitar, sebagai bukti nyata bahwa mukjizat Allah masih relevan hari ini.

Image Slide 1