Scroll untuk melanjutkan berita!
Iklan di Solusiindonesia.com
Peristiwa

Cuaca 25 Desember 2025, Hujan Berpeluang Terjadi di Sejumlah Wilayah Jawa Timur

×

Cuaca 25 Desember 2025, Hujan Berpeluang Terjadi di Sejumlah Wilayah Jawa Timur

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi Hujan /foto: freepik

Solusiindonesia.com — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Juanda merilis pembaruan prakiraan cuaca untuk wilayah Jawa Timur pada Kamis (25/12/2025).

Secara umum, kondisi cuaca di sejumlah wilayah Jawa Timur masih berpotensi diguyur hujan, terutama pada siang hingga sore hari, dengan intensitas ringan hingga sedang dan disertai petir di beberapa daerah.

Pada pagi hari, cuaca di Jawa Timur diprakirakan relatif stabil dengan kondisi cerah berawan hingga berawan. Meski demikian, BMKG mencatat peluang hujan disertai petir tetap ada di sebagian wilayah, seiring meningkatnya kelembapan udara sejak pagi hari.

Memasuki siang hingga sore, pertumbuhan awan konvektif diperkirakan semakin intens. Kondisi ini meningkatkan potensi terjadinya hujan disertai petir di berbagai wilayah Jawa Timur, baik di kawasan daratan rendah, perbukitan, maupun wilayah selatan dan tapal kuda. Masyarakat diimbau untuk mewaspadai kemungkinan hujan yang turun secara tiba-tiba disertai angin kencang.

Pada malam hari, kondisi cuaca diperkirakan berawan tebal dengan peluang hujan ringan yang masih dapat terjadi di sejumlah daerah. Sementara itu, pada dini hari, cuaca diprediksi kembali cerah berawan, meski potensi hujan ringan belum sepenuhnya hilang.

BMKG Juanda mencatat suhu udara di Jawa Timur berkisar antara 13 hingga 34 derajat Celsius, dengan tingkat kelembapan udara cukup tinggi, yakni antara 55 hingga 100 persen. Angin bertiup dominan dari arah barat laut dengan kecepatan berkisar 5 hingga 35 kilometer per jam, yang berpotensi mempercepat pembentukan awan hujan di beberapa wilayah.

Sementara itu, untuk wilayah Laut Jawa bagian timur, BMKG memprakirakan cuaca hujan dengan intensitas sedang. Angin laut bertiup dari arah barat dengan kecepatan maksimum mencapai 24 knot atau sekitar 48 kilometer per jam, serta tinggi gelombang berada di kisaran 0,3 hingga 1,5 meter.

Kondisi ini dinilai cukup berisiko bagi aktivitas pelayaran skala kecil. BMKG mengimbau masyarakat, khususnya nelayan, pelaku transportasi laut, serta warga yang beraktivitas di wilayah rawan bencana hidrometeorologi, agar selalu memantau informasi cuaca terkini dan meningkatkan kewaspadaan guna menghindari potensi risiko akibat cuaca ekstrem.

Image Slide 1