Scroll untuk melanjutkan berita!
Iklan di Solusiindonesia.com
Teknologi

Cara Menjaga Privasi: Panduan Memburamkan Rumah di Google Maps untuk Keamanan

×

Cara Menjaga Privasi: Panduan Memburamkan Rumah di Google Maps untuk Keamanan

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi rumah yang diburamkan. Foto: Freepik

Solusiindonesia.com — Fitur Google Maps Street View memang revolusioner dalam membantu mobilitas kita. Hanya dengan satu klik, kita bisa melihat rute jalan, bentuk bangunan secara 3D, hingga memantau perubahan lokasi dari tahun ke tahun. Namun, di balik kecanggihan tersebut, tersimpan risiko keamanan yang patut diwaspadai.

Tampilan rumah yang terlalu detail di internet dapat menjadi celah bagi tindak kriminal. Kabar baiknya, Anda memiliki kendali penuh untuk melindungi properti pribadi dengan fitur “Blurring” atau memburamkan tampilan rumah secara permanen.

Banyak ahli keamanan menyarankan langkah preventif ini. Ryan Railsback dari Departemen Kepolisian Riverside, California, mengungkapkan bahwa pelaku kejahatan kini semakin inovatif. Mereka kerap memanfaatkan Street View untuk memetakan titik masuk, posisi jendela, hingga akses tersembunyi tanpa harus datang langsung ke lokasi.

Senada dengan hal tersebut, Christopher Herrmann, profesor hukum dari John Jay College of Criminal Justice, menegaskan bahwa fitur permintaan sensor ini bersifat gratis dan tersedia bagi siapa saja yang merasa privasinya terancam.

Langkah-langkah Memburamkan Rumah di Google Maps
Anda tidak perlu mengunjungi kantor polisi atau kantor Google secara fisik. Proses ini bisa dilakukan sepenuhnya secara mandiri melalui perangkat komputer atau smartphone. Berikut panduannya:

  • Akses Street View: Buka Google Maps dan cari alamat rumah Anda. Masuk ke mode Street View hingga gambar rumah Anda terlihat jelas di layar.
  • Laporkan Masalah: Klik ikon titik tiga (⋮) di pojok kotak alamat (sisi kiri atas atau bawah layar), lalu pilih menu “Laporkan masalah” (Report a problem).
  • Tentukan Objek: Anda akan diarahkan ke formulir verifikasi. Geser kotak merah untuk memfokuskan area yang ingin disensor. Pilih kategori “Rumah saya” pada opsi objek yang ingin diburamkan.
  • Detail Tambahan: Berikan deskripsi singkat mengapa Anda ingin objek tersebut diburamkan (misalnya: alasan keamanan atau privasi).
  • Verifikasi & Kirim: Masukkan alamat email aktif Anda, selesaikan verifikasi captcha, lalu klik “Kirim” (Submit).
  • Pantau Email: Google akan mengirimkan notifikasi melalui email. Pastikan Anda mengecek kotak masuk secara berkala untuk mengetahui apakah permintaan tersebut telah disetujui dan diproses.

Tindakan memburamkan rumah di Google Maps bersifat permanen. Sekali gambar tersebut disensor, Google tidak dapat mengembalikan tampilan aslinya di masa mendatang.

Menjaga privasi di era digital adalah langkah krusial. Dengan memburamkan tampilan rumah, Anda setidaknya telah menutup satu pintu informasi bagi orang-orang yang berniat buruk. Keamanan keluarga tentu jauh lebih berharga daripada sekadar eksistensi bangunan di dunia maya.

Image Slide 1