Scroll untuk melanjutkan berita!
Iklan di Solusiindonesia.com
Teknologi

Nokia Resmikan “Home of Radio” di Oulu, Dorong Inovasi 5G-6G Berbasis AI

×

Nokia Resmikan “Home of Radio” di Oulu, Dorong Inovasi 5G-6G Berbasis AI

Sebarkan artikel ini
Home of Radio Nokia / foto: nokia.com

Solusiindonesia.com — Nokia meresmikan pusat riset dan pengembangan (R&D) sekaligus pabrik baru di Oulu, Finlandia, sebagai bagian dari strategi memperkuat daya saingnya dalam teknologi jaringan 5G dan 6G.

Menurut laporan Gizmochina, fasilitas yang dinamai “Home of Radio” ini akan menjadi wadah kolaborasi antara peneliti, insinyur, dan lini produksi dengan fokus utama pada inovasi konektivitas berbasis kecerdasan buatan (AI). Minggu (08/09/2025)

Kampus modern tersebut mulai beroperasi pada 5 September dan diperkirakan akan menampung sekitar 3.000 tenaga profesional.

Bangunan ini dirancang untuk mendukung seluruh proses pengembangan, mulai dari pengujian awal dan pembuatan chip hingga perangkat keras, perangkat lunak, serta paten baru.

Nokia menyebutkan, lokasi ini juga akan mendukung pekerjaan pada standardisasi 5G dan pengembangan system-on-chip, sementara pabrik di dalamnya akan memproduksi perangkat radio dan baseband 5G untuk memastikan jaringan akan tetap aman.

Dalam pernyataannya, Presiden dan CEO Nokia, Justin Hotard, menegaskan bahwa ekosistem inovasi di Oulu yang menyatukan universitas, startup, serta Pusat Uji DIANA milik NATO membuat kawasan itu menjadi lokasi ideal untuk investasi baru perusahaan.

Langkah tersebut bertujuan menciptakan ruang di mana ide-ide segar dalam teknologi nirkabel dapat berkembang cepat, mulai dari tahap konsep hingga penerapan nyata.

Aspek keberlanjutan turut menjadi perhatian. Seluruh fasilitas ini akan beroperasi dengan energi terbarukan, sementara surplus energinya dialirkan untuk memanaskan sekitar 20.000 rumah di Oulu.

Nokia memandang inisiatif ini sebagai bagian dari upaya memadukan inovasi teknologi dengan komitmen ramah lingkungan.

Dengan adanya lingkungan simulasi dan jaringan dunia nyata, kampus tersebut diharapkan memberi Nokia keunggulan awal dalam mengadaptasi sistem 5G dan 6G generasi mendatang untuk mendukung aplikasi berbasis kecerdasan buatan (AI).

Secara lebih luas, langkah ini juga mencerminkan dorongan Eropa menuju kedaulatan teknologi, pada saat konektivitas yang aman, cepat, dan andal menjadi tulang punggung pertumbuhan AI global.