Solusilndonesia.com — Black Shark merk yang sebelumnya identik dengan ponsel gaming kini memperluas langkahnya ke dunia wearable technology melalui kehadiran Black Shark GS3 Ultra, versi premium dari smartwatch rugged GS3 yang dirilis pada 2024.
Black Shark GS3 Ultra bukan sekadar penyegaran kecil, tetapi hadir sebagai penantang serius bagi Garmin, Amazfit, hingga Apple Watch Ultra dalam kategori jam tangan tangguh untuk petualang, atlet ekstrem, dan pekerja lapangan.
Mengusung dual-band GPS, layar AMOLED 1.000 nits, sertifikasi militer MIL-STD-810H, ketahanan air IP69K, serta baterai hingga 18 hari, GS3 Ultra menawarkan paket lengkap dengan harga yang tetap berada di kelas menengah.
Black Shark GS3 Ultra dibekali reinforced metal frame yang memperkuat struktur tanpa menambah bobot berlebih. Empat tombol fisik di sisi kanan memudahkan navigasi, terutama saat tangan basah, berkeringat, atau saat menggunakan sarung tangan.
Layarnya berbentuk lingkaran 1,43 inci dengan panel AMOLED 466×466 piksel dan tingkat kecerahan mencapai 1.000 nits, memastikan visibilitas jelas di bawah terik matahari.
Untuk perlindungan, layar dilapisi Corning Gorilla Glass 9H yang biasa digunakan pada perangkat premium. Pengguna juga bisa memilih lebih dari 270 watch face, mulai dari desain sporty hingga analog klasik.
Kombinasi material dan desain ini menjadikan Black Shark GS3 Ultra cocok untuk pendaki gunung, pekerja konstruksi, personel militer, hingga pengguna yang bekerja di lingkungan berat seperti debu, hujan deras, dan benturan fisik.
Salah satu daya tarik utama Black Shark GS3 Ultra adalah GPS dual-band (L1 + L5), yang memberikan akurasi lebih tinggi dibanding GPS standar, terutama di area dengan banyak halangan seperti gedung tinggi, hutan, atau lembah.
Dengan kombinasi ini, perangkat mampu mengunci sinyal lebih cepat dan menjaga akurasi hingga 99% meski salah satu sistem mengalami gangguan.
Black Shark GS3 Ultra menyediakan lebih dari 160 mode olahraga, termasuk lari, trail running, bersepeda, renang kolam & open water, panjat tebing, ski, hingga yoga. Aktivitas umum seperti lari, jalan, dan bersepeda dapat terdeteksi otomatis tanpa perlu menekan tombol apa pun.
Untuk kesehatan, perangkat dilengkapi sensor yang memantau:
- Detak jantung 24/7
- SpO₂
- Tingkat stres
- Analisis tidur mendalam (REM, light, deep)
Semua data tersaji melalui aplikasi pendamping lengkap dengan rekomendasi pemulihan dan saran kesehatan harian.
Daya tahan baterai menjadi salah satu keunggulan GS3 Ultra. Black Shark mengklaim:
- 18 hari pemakaian normal
- 45 hari standby dengan Ultra-Long Mode
- Pengisian penuh sekitar 2 jam dengan magnetic dock USB-C
- Saat baterai kritis, mode hemat daya tetap menjaga fungsi dasar seperti jam, alarm, dan notifikasi penting.
Smartwatch ini mendukung lima sistem navigasi global:
- GPS (AS)
- BeiDou (Tiongkok)
- GLONASS (Rusia)
- Galileo (Eropa)
- NavIC (India)
Black Shark GS3 Ultra hadir dalam dua warna:
- Silver (gaya metalik modern)
- Black (tampilan taktis dan maskulin)
Perangkat ini sudah dirilis di Tiongkok dan Asia Timur. Meski belum ada jadwal resmi untuk pasar global, termasuk Indonesia, peluang ekspansi ke Asia Tenggara dalam 6–12 bulan ke depan dinilai cukup besar mengingat popularitas Black Shark di kalangan gamer dan penggemar teknologi








