Solusiindonesia.com — Para pemimpin negara Anggota BRICS mengutuk keras tindakan Israel dan Amerika Serikat atas serangan mereka ke Gaza dan Iran usai lakukan KTT Minggu, (06/06/2025).
Kelompok yang beranggotakan 10 negara tersebut termasuk Indonesia juga menilai bahwa tindakan Tel Aviv dan Washington tersebut merupakan pelanggaran Internasional.
“Kami mengecam serangan militer terhadap Republik Islam Iran sejak 13 Juni 2025, yang merupakan pelanggaran hukum internasional,” kata para pemimpin negara anggota BRICS dalam pernyataan bersama yang dirilis ketika mereka menghadiri KTT di Rio de Janeiro, Brasil, Ahad (6/7/2025), dikutip laman Republika.
Selain itu, Anggota BRICS juga menyerukan gencatan senjata di jalur Gaza dan meminta semua yang terlibat untuk meninggalkan Gaza.
“Kami mendesak para pihak untuk terlibat dengan iktikad baik dalam negosiasi lebih lanjut untuk mencapai gencatan senjata yang segera, permanen, dan tanpa syarat, penarikan penuh pasukan Israel dari Jalur Gaza,” pinta mereka
Sebelumnya dalam sambutan pembukaan KTT BRICS di Rio de Janeiro pada Sabtu, Presiden Brasil Luiz Inacio Lula da Silva menyamakannya lembaga itu dengan Gerakan Non-Blok yang diinisiasi Indonesia masa Perang Dingin. Gerakan Non-Blok merupakan kelompok negara berkembang yang menolak bergabung kepada kedua sisi tatanan global yang terpolarisasi.
“BRICS adalah pewaris Gerakan Non-Blok. Dengan multilateralisme yang sedang diserang, otonomi kita kembali terkendali,” kata Lula





