Scroll untuk melanjutkan berita!
Iklan di Solusiindonesia.com
Teknologi

Meta Siap Terjun ke Bisnis Perdagangan Listrik, Akselerasi Pasokan Energi untuk Pusat Data dan AI

×

Meta Siap Terjun ke Bisnis Perdagangan Listrik, Akselerasi Pasokan Energi untuk Pusat Data dan AI

Sebarkan artikel ini
Logo Meta/feeepik

Solusiindonesia.com — Raksasa teknologi Meta Platforms Inc. berencana memasuki ranah perdagangan listrik di Amerika Serikat. Langkah strategis ini ditempuh guna mempercepat pembangunan pembangkit listrik baru yang vital untuk memasok kebutuhan energi pusat data mereka yang terus membengkak, terutama untuk pengembangan teknologi kecerdasan buatan (AI).

Menurut laporan Bloomberg, yang dikutip oleh TechCrunch pada Sabtu (22/11), Meta—bersama dengan Microsoft—saat ini tengah mengajukan permohonan persetujuan federal untuk dapat memperjualbelikan listrik.

Keputusan untuk menjadi pelaku aktif di pasar energi ini akan memberikan fleksibilitas operasional yang lebih besar bagi Meta.

“Langkah ini akan memungkinkan perusahaan membuat komitmen jangka panjang untuk membeli listrik dari pembangkit baru sekaligus mengurangi risiko dengan kemampuan menjual kembali sebagian daya di pasar energi,” demikian pernyataan Meta.

Kepala Energi Global Meta, Urvi Parekh, menjelaskan kepada Bloomberg bahwa pengembang pembangkit listrik memerlukan kepastian keterlibatan langsung dari konsumen besar seperti Meta.

“Tanpa Meta mengambil peran lebih aktif dalam menyuarakan kebutuhan untuk meningkatkan jumlah daya yang ada di sistem, prosesnya tidak akan berjalan secepat yang kami harapkan,” ujar Parekh, menggarisbawahi perlunya percepatan dalam pengadaan infrastruktur daya.

Kebutuhan Energi AI yang Masif
Ambisi Meta dan perusahaan teknologi lainnya di bidang AI menuntut lonjakan pasokan listrik yang signifikan. Sebagai ilustrasi, Bloomberg mencatat bahwa setidaknya tiga pembangkit listrik bertenaga gas baru harus dibangun untuk mendukung kompleks pusat data Meta yang masif di Louisiana, AS.

Meski demikian, Meta juga menunjukkan komitmen pada energi terbarukan dengan menandatangani tiga kesepakatan baru untuk membeli pasokan listrik hingga 1 gigawatt (GW) dari pembangkit listrik tenaga surya. Pembelian ini ditujukan untuk memenuhi lonjakan kebutuhan daya seiring pengembangan AI.

Sebelumnya, Meta telah mengumumkan kesepakatan untuk mengakuisisi 600 megawatt (MW) listrik dari pembangkit surya berskala besar di dekat Lubbock, Texas, yang ditargetkan beroperasi secara komersial pada tahun 2027.

Langkah Meta ini menandai tren yang berkembang di antara raksasa teknologi, di mana mereka beralih dari sekadar konsumen besar menjadi pemain yang secara langsung membentuk dan berinvestasi dalam infrastruktur energi untuk mendukung masa depan digital dan AI.