Scroll untuk melanjutkan berita!
Iklan di Solusiindonesia.com
Gaya Hidup

Marcel Radhival ‘Pesulap Merah’ Buka Suara Terkait Isu Poligami dan Pernikahan Rahasia

×

Marcel Radhival ‘Pesulap Merah’ Buka Suara Terkait Isu Poligami dan Pernikahan Rahasia

Sebarkan artikel ini
Pasangan Selebritis Pesulap Merah, Marcel Radhival, dan Ratu Rizky Nabila. Foto: Instagram

Solusiindonesia.com — Pesulap Merah, atau pria yang memiliki nama asli Marcel Radhival, akhirnya memberikan klarifikasi mengejutkan terkait isu rumah tangganya. Marcel mengonfirmasi bahwa dirinya telah menikah dengan Ratu Rizky Nabila sejak tahun 2022, sebuah pernikahan yang selama ini luput dari perhatian publik.

Namun, pengakuan tersebut dibarengi dengan fakta pilu. Pernikahan kedua ini dilakukan secara diam-diam tanpa izin dari istri pertamanya, almarhumah Tika Mega Lestari, yang kala itu sedang berjuang melawan penyakit kritis.

Alasan Menyembunyikan Pernikahan dari Istri Pertama
Dalam keterangannya di kawasan Jakarta Timur, Jumat (21/2), Marcel mengungkapkan bahwa keputusannya untuk tidak berterus terang didasari oleh kekhawatiran terhadap kondisi kesehatan Tika. Saat itu, Tika diketahui tengah mengidap Anemia Aplastik.

“Kalau sampai saya bilang ke istri pertama saya pada saat itu, saya khawatir mentalnya malah terganggu. Kondisinya sedang menurun dan sering keluar masuk rumah sakit,” ujar Marcel.

Marcel mengaku baru memberi tahu Tika mengenai keberadaan istri keduanya pada Juli 2025, tiga tahun setelah pernikahan tersebut berlangsung. Selama masa itu, ia berusaha membagi waktu antara Jakarta dan Bandung agar tetap bisa menjalankan tanggung jawabnya.

Sudut Pandang Marcel Mengenai Izin Poligami
Terkait kontroversi izin istri dalam poligami, Marcel memberikan penjelasan dari dua perspektif hukum yang berbeda:

  • Perspektif Fiqih Islam: Menurut Marcel, dalam hukum fiqih, persetujuan istri pertama bukanlah syarat sahnya sebuah pernikahan.
  • Hukum Positif Indonesia: Ia mengakui bahwa secara hukum negara, izin istri pertama adalah syarat mutlak untuk pemenuhan dokumen administrasi pernikahan.

Pernyataan ini sontak memicu perbincangan di kalangan netizen, terutama mengenai etika dalam berumah tangga di tengah perjuangan pasangan melawan penyakit berat.