Scroll untuk melanjutkan berita!
Iklan di Solusiindonesia.com
Internasional

Ketegangan di Hadramout Memuncak, Indonesia Serukan De-eskalasi Damai Yaman

×

Ketegangan di Hadramout Memuncak, Indonesia Serukan De-eskalasi Damai Yaman

Sebarkan artikel ini
Peta Yaman/Freepik

Solusiindonesia.com — Situasi keamanan di kawasan Hadramout dan Al-Mahra, Yaman, kini menjadi sorotan tajam Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI menyusul eskalasi ketegangan yang kian memanas.

Pemerintah Indonesia secara resmi meminta seluruh pihak yang bertikai untuk menahan diri guna mencegah konflik yang lebih luas di wilayah strategis tersebut.

Melalui pernyataan resminya, Kemlu RI menekankan bahwa stabilitas di Hadramout harus menjadi prioritas utama demi keamanan warga sipil. Indonesia juga memberikan apresiasi terhadap langkah-langkah diplomasi yang diambil oleh Kerajaan Arab Saudi dan negara-negara kawasan dalam upaya meredam gejolak yang dipicu oleh gerakan kelompok separatis di selatan.

Kekhawatiran global terhadap kondisi di Hadramout meningkat setelah Dewan Transisional Selatan (STC) dilaporkan mengabaikan upaya damai yang sebelumnya telah disusun oleh Pemerintah Yaman dan koalisi Arab Saudi.

Kelompok STC, yang mendapat dukungan dari Uni Emirat Arab, kini berupaya memperluas pengaruh politik dan militer mereka hingga ke pelosok timur Yaman.

Jenderal Turki al-Malki, juru bicara koalisi Yaman-Saudi, menegaskan akan mengambil tindakan tegas jika aktivitas STC terbukti mengancam keselamatan masyarakat di Hadramout. Langkah ini diambil atas instruksi langsung dari Kepala Dewan Presidensial Yaman, Rashad al-Alimi, sebagai respons atas jatuhnya markas pemerintahan di Aden ke tangan kelompok separatis tersebut sejak awal Desember.

Sebagai bentuk solidaritas internasional, Indonesia menegaskan bahwa solusi untuk krisis di Hadramout dan wilayah Yaman lainnya harus ditempuh melalui dialog politik yang inklusif di bawah naungan PBB.

Penyelenggaraan dialog ini sangat krusial untuk menjaga integritas teritorial serta kedaulatan Yaman agar terhindar dari perpecahan yang lebih dalam.

Image Slide 1