Scroll untuk melanjutkan berita!
Iklan di Solusiindonesia.com
Internasional

Ekonomi China 2025: Tumbuh 5 Persen, Berhasil Capai Target di Tengah Tantangan Global

×

Ekonomi China 2025: Tumbuh 5 Persen, Berhasil Capai Target di Tengah Tantangan Global

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi Bendera China. Foto: Freepik

Solusiindonesia.com — Biro Statistik Nasional (NBS) China resmi merilis laporan performa ekonomi sepanjang tahun 2025. Produk Domestik Bruto (PDB) Negeri Tirai Bambu tercatat tumbuh sebesar 5 persen secara tahunan (year-on-year). Capaian ini selaras dengan target ambisius yang ditetapkan Perdana Menteri Li Qiang pada Maret 2025 lalu.

Kepala NBS, Kang Yi, mengungkapkan bahwa meski menghadapi tekanan eksternal yang kuat, ekonomi China tetap menunjukkan ketangguhan. Secara nominal, total PDB China kini menembus angka 140,18 triliun RMB atau setara dengan 20,05 triliun dolar AS.

Rincian Pertumbuhan Kuartal ke Kuartal
Pertumbuhan ekonomi China sepanjang 2025 menunjukkan tren yang stabil dengan fluktuasi moderat di tiap kuartalnya:

  • Kuartal I: 5,4%
  • Kuartal II: 5,2%
  • Kuartal III: 4,8%
  • Kuartal IV: 5,2%
    Angka pertumbuhan 5 persen ini sama dengan capaian tahun 2024, meskipun sedikit melandai jika dibandingkan dengan pertumbuhan tahun 2023 yang sempat menyentuh 5,4 persen.

Sektor Industri dan Konsumsi Jadi Motor Penggerak
Kinerja positif ini ditopang oleh beberapa sektor kunci. Output industri mencatatkan kenaikan signifikan sebesar 5,9 persen. Di sisi konsumsi, penjualan ritel nasional tumbuh 3,7 persen dengan nilai mencapai 50,12 triliun RMB.

Investasi pada aset tetap (di luar sektor properti) juga menunjukkan geliat dengan kenaikan 3,5 persen. Sementara itu, sektor perdagangan internasional tetap kokoh dengan total ekspor dan impor yang tumbuh 3,8 persen, mencapai nilai 45,46 triliun RMB.

Inflasi Rendah dan Dinamika Harga Konsumen
Indeks Harga Konsumen (IHK) atau inflasi tahunan China berada di angka 0,2 persen, menunjukkan tingkat kenaikan harga yang sangat terkendali. Menariknya, terjadi deflasi pada beberapa kelompok kebutuhan:

  • Pangan, Tembakau, & Alkohol: Turun 0,7%
  • Transportasi & Komunikasi: Turun 2,6%
    Sebaliknya, kenaikan harga terjadi pada sektor jasa lain yang melonjak 9,3%, diikuti sektor pakaian (1,5%) dan layanan kesehatan (0,8%).

Kesejahteraan dan Tantangan Demografi
Data NBS menunjukkan peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui pendapatan disposabel per kapita yang mencapai 43.377 RMB, naik 5 persen secara tahunan. Penduduk perkotaan mengantongi rata-rata 56.502 RMB, sementara penduduk pedesaan mencatat pertumbuhan pendapatan lebih tinggi yakni 6 persen di angka 24.456 RMB.

Namun, di balik stabilitas ekonomi, China masih dibayangi tantangan demografi serius:

  • Penurunan Populasi: Populasi menyusut 3,39 juta jiwa (pertumbuhan negatif -2,41 per seribu orang).
  • Total Penduduk: Saat ini mencapai 1,404 miliar jiwa.
  • Penuaan Penduduk: Warga usia di atas 60 tahun kini mencapai 23 persen dari total populasi.
  • Pengangguran: Tingkat pengangguran perkotaan naik tipis menjadi 5,2 persen.

Kontribusi Global
Kang Yi menegaskan bahwa keberhasilan China mencapai target ekonomi ini bukan hanya kemenangan domestik, tetapi juga stabilitas global. “Ekonomi China memberikan kontribusi sekitar 30 persen terhadap pertumbuhan ekonomi internasional,” pungkasnya dalam konferensi pers di Beijing (19/1).

Ke depan, pemerintah China berkomitmen memperkuat integrasi teknologi untuk menjaga momentum pertumbuhan di tengah ketidakpastian pasar global.

Image Slide 1