Solusiindonesia.com — Pemerintah Polandia resmi mengambil langkah tegas menyusul rilis jutaan dokumen terbaru dari Departemen Kehakiman Amerika Serikat terkait mendiang Jeffrey Epstein. Skandal yang menyeret nama-nama besar dunia, mulai dari Bill Gates hingga Pangeran Andrew, kini melebar hingga ke Warsawa.
Menteri Kehakiman Polandia, Waldemar Zurek, mengumumkan pembentukan tim investigasi gabungan yang terdiri dari jaksa, kepolisian, hingga pejabat dinas rahasia. Langkah ini diambil guna membedah keterkaitan warga Polandia dalam lingkaran gelap perdagangan seksual sang miliarder.
Dalam keterangannya kepada media pada Rabu (5/2/2026), Zurek mengonfirmasi adanya laporan mengenai keterlibatan dua warga Polandia yang diduga kuat memegang peran penting dalam operasi rahasia Epstein.
“Laporan media menyebutkan bahwa lingkaran Epstein mencakup orang Polandia. Staf yang mengelola operasi rahasia ini diduga melibatkan dua warga kita—seorang pria dan seorang wanita,” ungkap Zurek.
Meskipun identitas keduanya telah dikantongi oleh pejabat berwenang, pemerintah masih merahasiakan detail informasi tersebut demi kepentingan penyelidikan lebih lanjut.
Tujuan utama dari tim khusus ini adalah memetakan aktivitas jaringan Epstein di wilayah Polandia. Fokus penyelidikan meliputi:
- Identifikasi Korban: Menelusuri kemungkinan adanya korban asal Polandia yang selama ini belum terdata.
- Pola Rekrutmen: Investigasi mendalam terhadap dugaan perekrutan perempuan, termasuk kemungkinan adanya anak di bawah umur yang menjadi target.
- Kerja Sama Internasional: Menyiapkan permintaan dokumen rahasia kepada otoritas Amerika Serikat untuk memperkuat bukti hukum.
Hingga saat ini, Zurek mengakui belum ada korban yang melapor secara resmi ke pihak berwenang, namun pihaknya tetap waspada mengingat skala kejahatan yang sangat masif.
Isu ini kian memanas setelah Perdana Menteri Polandia, Donald Tusk, melontarkan pernyataan terkait kemungkinan adanya hubungan antara Epstein dengan intelijen Rusia. Tusk menegaskan bahwa pihaknya akan memeriksa apakah ada “benang merah” antara pengusaha tersebut dengan kepentingan asing di Polandia.
Namun, pernyataan ini ditanggapi dingin oleh pihak Moskow. Juru bicara Kremlin, Dmitry Peskov, secara terbuka menertawakan tuduhan tersebut.
“Jangan buang waktu kita,” tegas Peskov singkat saat memberikan respons terhadap spekulasi keterlibatan Rusia.
Tim investigasi Polandia dijadwalkan akan melangsungkan pertemuan perdana pada pekan depan. Pertemuan ini akan menentukan arah penyelidikan serta membagi tugas spesifik bagi personel dinas rahasia dan jaksa yang terlibat.
Langkah Polandia ini diprediksi akan membuka kotak pandora baru terkait bagaimana jaringan Epstein beroperasi di luar Amerika Serikat dan Inggris, serta siapa saja aktor di balik layar yang selama ini terlindungi oleh kerahasiaan diplomatik maupun bisnis.







