Scroll untuk melanjutkan berita!
Iklan di Solusiindonesia.com
Internasional

Donald Trump Beri Dukungan Langka ke Zohran Mamdani, Pertemuan Oval Office Jadi Sorotan

×

Donald Trump Beri Dukungan Langka ke Zohran Mamdani, Pertemuan Oval Office Jadi Sorotan

Sebarkan artikel ini
Donald Trump bertemu Zohran Mamdani di Gedung Putih / foto: tangkapan layar dari channel youtube White House

Solusilndonesia.com — Presiden Amerika Serikat Donald Trump bertemu Wali Kota Terpilih New York, Zohran Mamdani, di Gedung Putih pada Jumat (21/11) waktu setempat.

Pertemuan antara Trump dan Zohran berlangsung tertutup selama beberapa jam sebelum keduanya muncul bersama memberikan pernyataan di Ruang Oval.

Ini menjadi tatap muka pertama mereka sejak Mamdani memenangkan pemilihan Wali Kota New York awal bulan ini.

Dalam pembicaraan tersebut, Trump dan Mamdani membahas sejumlah isu utama yang tengah menekan warga New York, mulai dari biaya hidup, harga sewa, utilitas, keamanan publik, hingga akses kebutuhan pokok yang lebih terjangkau.

Di luar dugaan, Trump menyampaikan dukungan terbuka kepada Mamdani meski selama ini ia acap kali mengkritik politisi sosialis demokrat itu.

Trump mengatakan memiliki kesamaan dengan Mamdani untuk membuat New York lebih baik lagi. Dia juga mengucapkan selamat atas kemenangan Mamdani di pemilihan Wali Kota New York.

“Saya pikir Anda akan memiliki, semoga, seorang wali kota yang benar-benar hebat, Semakin baik kinerjanya, semakin bahagia saya. Saya akan mengatakan tidak ada perbedaan partai.” katanya

“Saya pikir dia akan mengejutkan beberapa orang konservatif, sebenarnya, dan beberapa orang yang sangat liberal,” tambah Trump.

Mamdani juga menyebut pertemuan berjalan terbuka dan fokus pada kepentingan warga kota.

Ia menegaskan bahwa pembahasan meliputi sewa, kebutuhan pokok, utilitas, dan berbagai cara agar warga tetap mampu tinggal di kota mereka.

“Kami berbicara tentang sewa, kami berbicara tentang kebutuhan pokok, kami berbicara tentang utilitas. Kami berbicara tentang berbagai cara orang-orang tergusur,” kata Mamdani, merujuk pada isu-isu penting dalam kampanye wali kotanya.

“Saya menghargai waktu yang telah dihabiskan bersama Presiden, saya menghargai percakapan yang telah berlangsung, dan saya berharap dapat bekerja sama untuk mewujudkan keterjangkauan tersebut bagi warga New York,” sambungnya.

Meski selama berbulan-bulan keduanya sering saling serang di mediaTrump bahkan pernah menjulukinya “komunis gila”suasana pertemuan kali ini disebut lebih hangat dan konstruktif.

Mamdani menutup pernyataannya dengan menyampaikan harapan dapat bekerja sama dengan pemerintah federal untuk memastikan keterjangkauan bagi warga New York.

Image Slide 1