Scroll untuk melanjutkan berita!
Iklan di Solusiindonesia.com
Internasional

Krisis Udara: Jet China ‘Kunci’ Radar ke Pesawat Jepang di Dekat Okinawa, Tokyo Protes Keras

×

Krisis Udara: Jet China ‘Kunci’ Radar ke Pesawat Jepang di Dekat Okinawa, Tokyo Protes Keras

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi Jet Tempur Jepang/freepik

​Pengunci Radar Pengendali Tembakan Dianggap Aksi Paling Mengancam
Solusiindonesia.com — Ketegangan antara Jepang dan China memuncak setelah jet tempur China dilaporkan mengunci radar pengendali tembakan mereka ke arah pesawat Jepang di atas perairan internasional dekat Kepulauan Okinawa.

Insiden serius yang terjadi pada hari Sabtu (6/12) ini segera dikecam oleh Menteri Pertahanan Jepang, Shinjiro Koizumi.

​Dalam sebuah unggahan di platform X, Menteri Koizumi menyebut tindakan tersebut “berbahaya” dan “melampaui apa yang diperlukan untuk penerbangan pesawat yang aman.” Jepang telah secara resmi mengajukan protes kepada China atas insiden yang digambarkan sebagai ‘menyesalkan’ ini.

Apa Arti ‘Penguncian Radar Pengendali Tembakan’?

​Dalam terminologi militer, penguncian radar pengendali tembakan (Fire Control Radar) merupakan salah satu tindakan paling provokatif dan mengancam. Aksi ini secara efektif menandakan potensi serangan dan memaksa pesawat yang menjadi target untuk segera melakukan tindakan mengelak.

​Insiden ini, yang terjadi di dekat pulau-pulau yang disengketakan, merupakan bentrokan militer paling serius antara kedua negara dalam beberapa tahun terakhir dan dikhawatirkan akan semakin meningkatkan suhu ketegangan regional.

​Jet China dari Kapal Induk Liaoning
​Kementerian Pertahanan Jepang mengidentifikasi pesawat yang terlibat dalam dua insiden tersebut sebagai jet J-15 China. Jet-jet ini diluncurkan dari kapal induk Liaoning China, yang dilaporkan sedang bermanuver di selatan Kepulauan Okinawa bersama tiga kapal perusak rudal.

​China belum memberikan tanggapan resmi mengenai insiden ini. Panggilan ke Kementerian Pertahanan China pada hari Minggu tidak dijawab.

Pangkalan AS di Okinawa dan Latar Belakang Ketegangan
​Insiden ini terjadi di wilayah yang sangat sensitif, mengingat Okinawa menampung konsentrasi kekuatan militer Amerika Serikat (AS) terbesar di luar negeri, termasuk kapal perang, pesawat, dan ribuan Marinir AS.

Departemen Luar Negeri AS belum menanggapi permintaan komentar mengenai insiden tersebut.

​Ketegangan bilateral Jepang-China telah memburuk, terutama setelah Perdana Menteri Sanae Takaichi memperingatkan bahwa Jepang dapat mengambil tindakan jika tindakan militer China terhadap Taiwan (yang diklaim Beijing) mengancam keamanan Jepang.

​Riwayat Bentrokan Militer Jepang-China:
​2013: Jepang melaporkan kapal perang China mengunci radar pada salah satu kapal perusak mereka di Laut China Timur.
​2016: Beijing menuduh jet-jet Jepang mengarahkan radar kendali tembakan pada pesawat-pesawat tempur China.

​Juni (tahun ini): Jet-jet tempur China dilaporkan terbang sangat dekat dengan pesawat patroli Jepang di dekat Okinawa.

​Sementara itu, Taiwan juga telah menyuarakan kekhawatiran atas peningkatan kekuatan militer China di kawasan tersebut, menggambarkannya sebagai ancaman bagi kawasan Indo-Pasifik. Jepang menyatakan akan terus memantau aktivitas China dengan saksama.(*)

Image Slide 1