Solusiindoensia.com — Shigeru Ishiba, perdana Menteri Jepang, memastikan bahwa kesepakatan tarif bea cukai terbaru antara Jepang dan Amerika Serikat tidak akan merugikan negaranya.
Dalam pernyataannya yang disampaikan dalam rapat komite anggaran parlemen Jepang, Ishiba menyebut perjanjian itu justru menguntungkan kedua belah pihak.
“Kesepakatan ini akan menciptakan lapangan kerja di Amerika, dan tidak menyebabkan kehilangan lapangan kerja di Jepang. Ini adalah hubungan yang saling menguntungkan dan membawa dampak positif bagi dunia,” ujarnya, dikutip dari siaran resmi majelis rendah parlemen Jepang.
Kesepakatan tersebut lahir setelah beberapa putaran negosiasi intensif antara Tokyo dan Washington. Dalam kesepakatan itu, Jepang sepakat untuk menanamkan investasi senilai 550 miliar dolar AS (sekitar Rp9 kuadriliun) di perekonomian Amerika Serikat. Di sisi lain, kedua negara menetapkan tarif perdagangan bersama sebesar 15 persen.
Salah satu poin penting dalam kesepakatan ini adalah pengurangan tarif tambahan terhadap mobil Jepang, yang semula 25 persen menjadi 15 persen. Sebelumnya, Jepang juga menghadapi tarif serupa untuk produk baja dan aluminium.
Langkah ini dinilai sebagai bagian dari penyesuaian terhadap kebijakan tarif “timbal balik” yang diberlakukan oleh Presiden AS Donald Trump sejak awal April lalu. Kebijakan itu menetapkan tarif minimum impor sebesar 10 persen untuk negara-negara dengan defisit perdagangan terhadap AS.
Dalam konteks lebih luas, Amerika Serikat juga menetapkan tarif berbeda untuk sejumlah negara lain di Asia, termasuk Indonesia.
Berdasarkan hasil perundingan terbaru, barang-barang dari Jepang, Korea Selatan, dan Eropa akan dikenakan tarif 15 persen. Sementara itu, impor dari Indonesia dan Filipina dikenai tarif sebesar 19 persen.
Kondisi ini menunjukkan pentingnya hubungan dagang yang strategis dengan AS, sekaligus memberi sinyal bahwa negara-negara Asia, termasuk Indonesia, harus lebih waspada dan adaptif terhadap perubahan kebijakan ekonomi global yang dipicu dinamika politik di Washington.






