Scroll untuk melanjutkan berita!
Iklan di Solusiindonesia.com
Malang Raya

Heboh Kemunculan Buaya 3 Meter di Pantai Ngliyep Malang, Tim Gabungan Siaga

×

Heboh Kemunculan Buaya 3 Meter di Pantai Ngliyep Malang, Tim Gabungan Siaga

Sebarkan artikel ini
Pantai Ngeliyep Malang/instagram

Solusiindonesia.com — Kawasan wisata Pantai Pasir Panjang Ngliyep, Desa Kedungsalam, Kecamatan Donomulyo, Kabupaten Malang mendadak geger. Seekor buaya muara berukuran besar menampakkan diri di pesisir pantai, memicu respons cepat dari tim gabungan Polres Malang dan otoritas terkait pada Sabtu (27/12/2025).

Kemunculan predator sepanjang tiga meter tersebut pertama kali diketahui melalui laporan warga dan unggahan video yang viral di media sosial sejak Jumat (26/12). Menanggapi situasi ini, personel Polsek Donomulyo bersama Satpolairud Polres Malang, Perum Perhutani, tim SAR, dan pengelola wisata langsung diterjunkan ke lokasi untuk melakukan penyisiran.

Berdasarkan pengamatan lapangan, buaya tersebut sempat terlihat berenang menyisir tepi pantai, mulai dari kawasan kampung nelayan hingga area wisata Pasir Panjang. Meski tim gabungan telah bersiap melakukan evakuasi menggunakan peralatan lengkap, kendala alam menjadi penghambat utama.

“Petugas dan warga sempat bersiap melakukan evakuasi, namun buaya kembali berenang ke arah laut lepas seiring kondisi ombak yang cukup besar,” ujar Kasihumas Polres Malang, AKP Bambang Subinajar, mewakili Kapolres Malang.

Pihak kepolisian menegaskan bahwa perairan Pantai Ngliyep sebenarnya bukan merupakan habitat alami bagi buaya. Ada dugaan kuat bahwa satwa tersebut terseret arus laut atau tersesat hingga sampai ke kawasan wisata tersebut.

Hingga Sabtu siang, pemantauan intensif terus dilakukan. Meski predator tersebut belum berhasil diamankan karena kembali ke laut lepas, situasi di lokasi dilaporkan tetap aman dan kondusif.

Sebagai bentuk pencegahan, Polres Malang telah mengambil langkah-langkah strategis:

  • Koordinasi BKSDA: Pihak kepolisian terus berkomunikasi dengan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) untuk penanganan lebih lanjut jika buaya kembali muncul.
  • Sterilisasi Area: Pengelola wisata telah mengeluarkan larangan berenang bagi pengunjung di sepanjang bibir pantai.
  • Pemantauan Rutin: Patroli gabungan tetap disiagakan di titik-titik rawan kemunculan satwa.

“Kami mengimbau masyarakat dan wisatawan untuk tetap waspada. Patuhi setiap imbauan petugas di lapangan demi keselamatan bersama hingga situasi benar-benar dinyatakan steril,” tutup AKP Bambang.

Image Slide 1