Scroll untuk melanjutkan berita!
Iklan di Solusiindonesia.com
Malang Raya

Alun-Alun Merdeka Malang Bersolek, Air Mancur Warna-Warni Jadi Ikon Wisata Malam

×

Alun-Alun Merdeka Malang Bersolek, Air Mancur Warna-Warni Jadi Ikon Wisata Malam

Sebarkan artikel ini
Foto bersama walikota Malang Wahyu Hidayat, perwakilan Bank Jatim dan Plh. Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Malang, Gamaliel Raymond Hatigoran Matondang. Foto: Zain/solusiindonesia.com

Solusiindonesia.com — Pemerintah Kota Malang resmi meluncurkan wajah baru Alun-Alun Merdeka pada Rabu malam (28/01/2026). Revitalisasi yang diprakarsai oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang ini bertransformasi menjadi magnet wisata baru berkat kehadiran dry fountain (air mancur kering) dengan sistem pencahayaan atraktif yang memukau ribuan warga.

Transformasi ikon sejarah Kota Malang ini mengedepankan perpaduan antara estetika modern dan pelestarian nilai historis. Sorotan utama publik tertuju pada atraksi air mancur yang dikolaborasikan dengan permainan cahaya warna-warni, menciptakan suasana eksotis yang sebelumnya belum pernah ada di pusat kota.

Plh. Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Malang, Gamaliel Raymond Hatigoran Matondang, menjelaskan bahwa pemilihan waktu peresmian pada malam hari dilakukan secara sengaja untuk memamerkan keunggulan sistem visualisasi terbaru.

Plh. Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Malang, Gamaliel Raymond Hatigoran Matondang dampingi Wali Kota Malang tinjau taman bermain anak. Foto: Zain/solusiindonesia.com

“Konsep pencahayaan di area kolam air mancur ini memang kami rancang untuk tampil atraktif. Sementara untuk lampu-lampu ikonik di sekitar alun-alun, kami tetap pertahankan bentuk aslinya namun dengan perbaikan fungsi dan cat ulang agar lebih segar,” ujar Raymond saat ditemui di lokasi peresmian.

Keberhasilan proyek ini merupakan hasil dari pengawalan ketat tim DLH Kota Malang terhadap detail teknis dan estetika. Sebelum dibuka secara resmi untuk umum, serangkaian uji coba fasilitas dan apel kesiapan dilakukan guna memastikan seluruh sarana publik, mulai dari bangku taman hingga sistem pengairan air mancur, berfungsi optimal.

Selain area air mancur, DLH juga melakukan peremajaan pada elemen-elemen klasik alun-alun. Langkah ini diambil agar identitas Alun-Alun Merdeka sebagai ruang terbuka hijau (RTH) yang sarat sejarah tidak hilang, meski kini telah dilengkapi dengan fasilitas penunjang modern.

Dengan selesainya renovasi ini, Alun-Alun Merdeka kini memegang peran ganda sebagai paru-paru kota sekaligus destinasi wisata malam unggulan di Jawa Timur. Raymond mengimbau agar antusiasme besar warga yang datang berkunjung juga dibarengi dengan kesadaran menjaga fasilitas publik.

Pemerintah Kota Malang berharap alun-alun ini tetap menjadi ruang komunal yang nyaman dan bersih. “Kami telah berupaya memberikan yang terbaik, kini tugas kita bersama adalah menjaga keindahan Alun-Alun Merdeka agar tetap nyaman bagi semua,” pungkasnya.

Image Slide 1