Scroll untuk melanjutkan berita!
Iklan di Solusiindonesia.com
Malang Raya

Semarak Imlek 2577 di Malang: Harmoni Budaya dan Pemberdayaan UMKM di Klenteng Eng An Kiong

×

Semarak Imlek 2577 di Malang: Harmoni Budaya dan Pemberdayaan UMKM di Klenteng Eng An Kiong

Sebarkan artikel ini
Klenteng Eng An Kiong Kota Malang. Foto: Istimewa

Solusiindonesia.com — Memasuki tahun 2577 Kongzili, Kota Malang kembali bersolek dengan nuansa merah khas Imlek. Perayaan tahun ini dipusatkan di Klenteng Eng An Kiong, Kotalama, yang mengusung tema besar “Harmony of Love and Prosperity.” Festival yang berlangsung selama empat hari, mulai 14 hingga 17 Februari 2026, memadukan ritual sakral dengan pesta rakyat.

Ritual Song Shen Jie: Simbol Penyucian Diri
Rangkaian acara dibuka dengan tradisi Song Shen Jie. Ritual ini melibatkan pembersihan 36 rupang (patung dewa) yang menjadi pusat perhatian umat. Bukan sekadar aktivitas fisik, pembersihan ini bermakna simbolis sebagai upaya menyucikan diri dan lingkungan ibadah sebelum memasuki lembaran tahun yang baru.

Ketua Agama sekaligus Wakil Ketua Umum Yayasan Klenteng Eng An Kiong, Herman Subianto, menyatakan bahwa persiapan ini dilakukan dengan penuh khidmat.

“Kami membersihkan seluruh rupang dan area klenteng agar saat malam pergantian tahun, semuanya berada dalam kondisi suci,” ujar Herman pada Sabtu (14/2).

Jadwal Agenda Imlek 2577 di Kota Malang
Bagi masyarakat yang ingin menyaksikan kemeriahan budaya Tionghoa, berikut adalah rincian jadwal kegiatannya:

1. Festival Budaya & Bazar Rakyat (14–17 Februari 2026)
Selama empat hari penuh, area klenteng akan dimeriahkan oleh:

  • Atraksi Ikonik: Pertunjukan Barongsai dan seni Bian Lian (tari ubah wajah).
  • Edukasi & Kreativitas: Lomba mewarnai dan sesi story telling.
  • Pemberdayaan UMKM: Tersedia 20 stan bazar yang menjajakan produk lokal untuk menghidupkan ekonomi kawasan Kotalama.

2. Malam Pergantian Tahun (16 Februari 2026)

  • 23.00 WIB: Sembahyang bersama umat.
  • 01.00 WIB: Doa khusus menyambut tahun baru 2577.

3. Hari Raya Imlek (17 Februari 2026)

  • Sembahyang pagi dan sore hari.
  • Lanjutan atraksi Barongsai untuk menghibur pengunjung.

Wujud Toleransi: Penyesuaian Perayaan Cap Go Meh
Ada yang berbeda pada perayaan tahun ini. Jika biasanya perayaan Cap Go Meh identik dengan makan besar bersama ribuan warga, tahun ini pihak yayasan memutuskan untuk mengadakannya secara internal.

Langkah ini diambil sebagai bentuk penghormatan dan toleransi beragama, mengingat jadwal Cap Go Meh 2577 berdekatan dengan awal bulan suci Ramadan. Keputusan ini menegaskan komitmen Klenteng Eng An Kiong dalam menjaga harmoni antarumat beragama di Kota Malang.

Melalui perpaduan ritual spiritual dan festival publik, Imlek 2577 di Malang membuktikan bahwa tradisi dapat menjadi jembatan kebersamaan sekaligus motor penggerak ekonomi kerakyatan.