Solusiindonesia.com — Menjelang momentum mudik Lebaran 2026, Kepolisian Resor Kota (Polresta) Malang Kota tengah mematangkan skema manajemen arus lalu lintas. Langkah ini diambil guna memastikan pergerakan masyarakat di titik-titik rawan macet tetap lancar, aman, dan kondusif.
Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Putu Kholis Aryana, mengungkapkan bahwa fokus pengamanan akan dipusatkan pada tiga area utama: akses keluar jalan tol, pusat perbelanjaan, dan kawasan destinasi wisata.
Berdasarkan hasil rapat koordinasi lintas sektoral, terdapat beberapa titik krusial yang menjadi perhatian khusus pihak kepolisian, di antaranya:
- Exit Tol Madyopuro: Sebagai salah satu pintu masuk utama ke Kota Malang, area ini akan diawasi ketat. Polresta Malang Kota berkoordinasi dengan Polres Malang untuk memantau sinkronisasi arus dari arah Exit Tol Lawang dan Singosari.
- Pusat Perbelanjaan: Menjelang Idul Fitri, aktivitas ekonomi di pasar dan mal meningkat tajam. Polresta akan mengintervensi tata kelola parkir agar tidak menimbulkan antrean kendaraan yang meluber ke jalan raya.
- Destinasi Wisata: Mengingat Malang Raya merupakan tujuan akhir wisata, potensi penumpukan kendaraan di objek wisata menjadi prioritas penanganan.
Untuk mendukung kelancaran di lapangan, Polresta Malang Kota telah menyiapkan tim urai kemacetan yang bergerak mobil di titik-titik stuck.
Selain personel lapangan, optimalisasi teknologi juga dilakukan melalui Command Center Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang. Personel kepolisian akan disiagakan untuk memantau dan mengatur durasi lampu lalu lintas (traffic light) secara real-time sesuai dengan kepadatan arus yang terjadi.
“Malang Raya dominan sebagai titik akhir mobilitas masyarakat pada bulan Ramadhan dan Idul Fitri. Oleh karena itu, pengaturan manajemen waktu pada setiap traffic light menjadi sangat krusial,” ujar Kombes Pol Putu Kholis.
Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, menambahkan bahwa persiapan tahun ini cukup menantang karena momen Idul Fitri 2026 berdekatan dengan Hari Raya Nyepi. Hal ini diprediksi akan meningkatkan volume wisatawan yang berkunjung ke Malang.
Pemerintah Kota Malang bersama TNI-Polri telah menyiapkan sejumlah pos pelayanan dan pengamanan untuk memberikan rasa nyaman bagi para pemudik maupun wisatawan. Sinergi ini diharapkan mampu menciptakan situasi yang kondusif di seluruh wilayah Malang Raya selama periode libur panjang tersebut.



