Scroll untuk melanjutkan berita!
Iklan di Solusiindonesia.com
Malang RayaDaerah

Pemkab Malang Terima Kunjungan Studi Tiru FKUB Minahasa, Perkuat Kerja Sama Antar Daerah

×

Pemkab Malang Terima Kunjungan Studi Tiru FKUB Minahasa, Perkuat Kerja Sama Antar Daerah

Sebarkan artikel ini
Bupati Malang Sanusi saat menerima kunjungan kerja Bupati Minahasa Robby Dondokambey di Pendopo Pringitan Kabupaten Malang (foto istimewa).

Solusiindonesia.com – Bupati Malang, Drs. H. M. Sanusi, M.M secara resmi menerima kunjungan kerja Wakil Bupati Minahasa, Vanda Sarundajang, S.S, yang mewakili Bupati Minahasa Robby Dondokambey, S.Si., M.A.P, beserta jajaran Pengurus dan Anggota Forum Komunikasi Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Minahasa. Kegiatan tersebut berlangsung di Pendopo Pringgitan Kabupaten Malang pada Selasa (29/7) siang.

Dalam sambutannya, Bupati Malang yang akrab disapa Abah Sanusi menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh rombongan dari Kabupaten Minahasa. Ia mengapresiasi kunjungan studi tiru tersebut sebagai bentuk komitmen bersama dalam memperkuat semangat kerukunan umat beragama dan mempererat kerja sama antar pemerintah daerah.

“Merupakan kebanggaan dan kebahagiaan bagi kami dapat menjadi tujuan dari studi tiru FKUB Kabupaten Minahasa. Semoga pertemuan ini berjalan lancar dan menjadi ruang bagi kita untuk saling bertukar ilmu, pengalaman, dan wawasan. Sekaligus memperkuat jalinan kolaborasi antara Kabupaten Malang dan Kabupaten Minahasa ke depannya,” ujar Abah Sanusi.

Lebih lanjut, Bupati Malang menjelaskan kondisi kerukunan umat beragama di wilayahnya. Berdasarkan data tahun 2024, jumlah penduduk Kabupaten Malang yang memeluk agama Islam mencapai 2.648.832 jiwa, sementara penganut Kristen Protestan berjumlah 60.001 jiwa, Katolik 13.682 jiwa, Hindu 9.714 jiwa, Buddha 2.119 jiwa, dan aliran kepercayaan lainnya 275 jiwa. Untuk mendukung kegiatan keagamaan, Kabupaten Malang memiliki 2.743 masjid, 12.407 mushola, 376 gereja Protestan, 65 gereja Katolik, 63 pura, dan 15 vihara.

“Hadirnya sarana ibadah yang memadai ini diharapkan mampu mewadahi sekaligus menjembatani semangat persatuan dan kesatuan antar umat beragama di Kabupaten Malang. Dengan sinergi dan semangat gotong royong, kami optimis Kabupaten Malang dapat menjadi contoh daerah yang mandiri secara pangan, berdaulat secara ekonomi, dan sejahtera bagi seluruh warganya,” tambahnya.

Bupati Sanusi juga memaparkan profil singkat Kabupaten Malang. Terletak di bagian tengah-selatan Provinsi Jawa Timur, Kabupaten Malang memiliki luas wilayah mencapai 3.473,439 km² dan menjadi kabupaten terluas kedua di provinsi tersebut. Terdiri dari 33 kecamatan, 378 desa, dan 12 kelurahan, wilayah ini juga mencakup 1.368 dusun, 3.183 RW, serta 14.869 RT.

Berdasarkan data Kabupaten Malang Dalam Angka (KMDA) Tahun 2025, jumlah penduduk Kabupaten Malang pada tahun 2024 mencapai 2.734.898 jiwa, dengan laju pertumbuhan sebesar 0,87% per tahun.

Didukung oleh topografi pegunungan dan perbukitan yang indah, wilayah ini menyimpan potensi besar di berbagai sektor, seperti pertanian, peternakan, perikanan, kehutanan, industri, pertambangan, hingga pariwisata.

“Dari beragam potensi tersebut, sektor pertanian dan perkebunan masih menjadi andalan utama sebagai penopang ekonomi daerah dan tumpuan kehidupan sebagian besar masyarakat Kabupaten Malang,” pungkas Abah Sanusi. (*)

Image Slide 1