Solusiindonesia.com — Anggota DPRD Kota Malang Tahun 2025, dari Fraksi PKB, Putri Aidillah Nurfitriyah Kriswanto, SH., kembali menggelar kegiatan reses guna menyerap aspirasi masyarakat. Kegiatan tersebut berlangsung di Gedung Muslimat NU, Lowokwaru, Rabu (6/8/2025), dan diikuti oleh ratusan kader dan Struktural pengurus PAC PKB dari Lowokwaru.
Dalam kesempatan itu, Putri Aidillah menekankan bahwa agenda reses kali ini difokuskan pada pendataan ulang aspirasi masyarakat, terutama dari dua reses sebelumnya yang belum sempat direalisasikan.
“Ini adalah reses ketiga saya. Kali ini saya ingin memberi ruang seluas-luasnya kepada masyarakat untuk menyampaikan berbagai keluhan dan usulan, tanpa batasan. Kalau dulu mungkin hanya dibatasi lima hingga sepuluh aspirasi, sekarang semua saya tampung dan akan direkap kembali untuk ditindaklanjuti secara bertahap,” ungkapnya.
Sebagai anggota Komisi D yang memiliki tugas dan wewenang di bidang Kesejahteraan Rakyat, yang meliputi pendidikan, kesehatan, sosial, tenaga kerja, pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak, kepemudaan dan olahraga, kebudayaan, transmigrasi, serta pengendalian penduduk dan keluarga berencana. Putri menyebut bahwa sebagian besar aspirasi warga masih berkutat pada tiga isu krusial tersebut.
“Permasalahan yang paling banyak disampaikan warga adalah terkait akses layanan kesehatan, program BPJS, pendidikan, hingga pelayanan di RSUD. Perlu diketahui, kita memiliki RSUD milik Kota dan juga RSUD yang dikelola oleh Pemerintah Provinsi. Sosialisasi terkait peran dan kewenangan masing-masing rumah sakit ini masih perlu disosialisasikan kepada masyarakat,” jelasnya.
Putri juga menyoroti pentingnya edukasi terhadap masyarakat tentang regulasi-regulasi terbaru, khususnya yang berkaitan dengan program pemerintah di tengah era efisiensi anggaran saat ini.
“Banyak aspirasi warga yang sebenarnya bisa direalisasikan, namun terkendala oleh aturan dan regulasi yang belum sepenuhnya dipahami oleh masyarakat. Di sinilah peran kami sebagai wakil rakyat untuk hadir dan menjembatani informasi tersebut,” tegasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Putri Aidillah juga menyerahkan secara simbolis Surat Keputusan (SK) dari Sekretaris Jenderal DPP PKB, Hasanuddin Wahid, terkait penyaluran bantuan Program Indonesia Pintar (PIP). Bantuan ini merupakan tindak lanjut dari pendataan pada reses pertama dan kedua yang kini mulai terealisasi.
“Alhamdulillah, ratusan siswa dari jenjang SD hingga SMA di wilayah Lowokwaru dan sekitarnya telah mendapatkan bantuan PIP. Ini menjadi bukti bahwa aspirasi warga benar-benar kami perjuangkan,” pungkasnya.
Melalui kegiatan reses ini, Putri Aidillah berharap komunikasi antara wakil rakyat dan masyarakat semakin terbuka, sehingga program-program yang diluncurkan pemerintah bisa tepat sasaran dan berdampak langsung pada peningkatan kualitas hidup warga Kota Malang. (*)








