Scroll untuk melanjutkan berita!
Iklan di Solusiindonesia.com
Malang Raya

Viral, Netizen Ungkap Fakta Perseteruan Yai Mim dengan Pengusaha Rental Mobil Sahara

×

Viral, Netizen Ungkap Fakta Perseteruan Yai Mim dengan Pengusaha Rental Mobil Sahara

Sebarkan artikel ini
Tangkapan layar KH Imam Muslimin atau Yai Mim dan dukungan netizen/Tiktok

Solusiindonesia.com — Perseteruan antara KH Imam Muslimin atau Yai Mim dengan pengusaha rental mobil Sahara masih jauh dari kata damai. Lebih-lebih saat ini netizen ungkap fakta yang membuat kegaduhan ini semakin disorot.

Dalam beberapa akun media sosial netizen ungkap fakta yang membuat warga net berbalik arah dukungan kepada Yai Mim yang belakangan diketahui keturunan Sunan Ampel tersebut karena harus terusir dari rumah yang ia beli sendiri.

Ironisnya, niat baik untuk mewaqofkan tanah miliknya sebagai sarana fasilitas jalan umum tersebut, disambut dengan fitnah dan framing jahat.

Disadur dari akun tiktok @zramlni_, berikut Fakta-fakta yang netizen ungkap :

1. Asal Usul Kepemilikan Tanah

Yai Mim membeli tanah di Kavling Depag III, Malang, pada 2008 dan mulai membangun rumah pada 2022. Sebagian tanah diwakafkannya secara lisan untuk jalan umum. Sahara dan suaminya hanya mengontrak rumah di sebelahnya.

2. Awal Mula Konflik

Awalnya hubungan baik. Masalah muncul ketika mobil-mobil rental Sahara diparkir semrawut hingga mengganggu. Saat dibicarakan ke Sahara dan Ketua RT, justru Sahara memancing emosi Yai Mim, merekamnya, dan mengedit video seolah menjadi korban untuk diunggah di TikTok.

3. Status Rumah Sahara Dipertanyakan

Kabar menyebut rumah yang dikontrak Sahara sudah dihibahkan. Namun, Sertifikat Hak Milik (SHM) masih atas nama orang lain, bukan atas nama Sahara.

4. Tanah Rental Juga Bermasalah

Tanah di seberang rumah Yai Mim yang disewa Sahara untuk rental mobil ternyata tanah sengketa antar ahli waris. Sahara menyewa dari satu pihak, padahal ada ahli waris lain yang berhak.

5. Kondisi Terkini di Lokasi

Kini di tanah sengketa terpampang tulisan: “TANAH INI MILIK ELOK W/AHLI WARIS”. Mobil-mobil rental sudah disingkirkan, namun pagar bambu yang dipasang Sahara melanggar batas tanah Yai Mim.

6. Gugatan Perdata Miliaran Rupiah Mengintai

Yai Mim juga berencana menggugat secara perdata dengan tuntutan ganti rugi materiil dan immateriil miliaran rupiah. Jika dikabulkan, gugatan ini bisa membuat Sahara bangkrut.

7. Proses Hukum Pidana Berjalan

Yai Mim telah melaporkan Sahara ke kepolisian dengan dugaan pencemaran nama baik hingga ancaman kekerasan.

8. Dukungan Netizen Berbalik

Awalnya netizen mendukung Sahara. Setelah fakta terungkap, netizen menyerbu akun TikTok Sahara dengan komentar pedas. Yai Mim justru sudah terlanjur dihujat dan harus terusir dari rumah yang ia beli dari hasil keringatnya sendiri sebagai pendidik