Solusilndonesia.com — Aston Villa menutup fase liga Liga Europa dengan kemenangan dramatis saat menjamu RB Salzburg di Villa Park, Jumat (30/1/2026) dini hari WIB.
Aston Villa bangkit dari ketertinggalan dua gol untuk menang 3-2 dan memastikan finis di posisi kedua klasemen akhir, sekaligus mengamankan tiket langsung ke babak 16 besar.
Namun, hasil impresif tersebut ternodai kabar kurang menyenangkan. Striker utama Villa, Ollie Watkins, harus meninggalkan lapangan lebih awal akibat cedera hamstring yang kini menambah daftar masalah kebugaran di skuad asuhan Unai Emery.
Pertandingan sempat mengarah ke mimpi buruk bagi tuan rumah. Villa sebenarnya hampir membuka keunggulan di detik-detik awal melalui Harvey Elliott, tetapi peluang emas tersebut digagalkan kiper Salzburg, Alexander Schlager. Setelah itu, Salzburg justru tampil lebih efektif dan memaksa Emiliano Martinez bekerja keras lewat sejumlah penyelamatan krusial.
Kesalahan fatal di lini belakang Villa menjadi awal petaka. Tyrone Mings kehilangan penguasaan bola yang berujung gol bunuh diri Victor Lindelof pada menit ke-33, sebelum Moussa Yeo menggandakan keunggulan tim tamu tak lama setelah babak kedua dimulai.
Saat Salzburg nyaris menambah gol ketiga, Villa menemukan momentum kebangkitannya. Morgan Rogers memecah kebuntuan pada menit ke-60 dan menghidupkan kembali harapan tuan rumah.
Tekanan berlanjut hingga Mings menebus kesalahannya lewat sundulan penyeimbang di menit ke-76.
Drama mencapai klimaks di menit ke-87 ketika pemain muda 19 tahun, Jamaldeen Jimoh-Aloba, mencetak gol penentu kemenangan. Tembakan rendahnya dari jarak dekat menjadi gol perdana sang remaja bersama tim senior sekaligus memastikan pesta kemenangan di Villa Park.
Di tengah euforia lolos otomatis ke fase gugur, cedera Watkins menjadi perhatian utama. Absennya sang striker memperpanjang krisis pemain kunci Villa, menyusul John McGinn, Youri Tielemans, dan Boubacar Kamara yang lebih dulu masuk daftar cedera.
Meski demikian, kemenangan ini menegaskan karakter pantang menyerah Aston Villa serta potensi besar skuad mudanya untuk terus bersaing di panggung Eropa.








