Solusiindonesia.com — AC Milan meraih kemenangan meyakinkan saat bertandang ke markas Bologna pada lanjutan Serie A. Bermain di Stadion Renato Dall’Ara, Rabu (4/2/2026) dini hari WIB, Rossoneri menang telak dengan skor 3-0 dan terus menjaga tekanan terhadap Inter Milan di puncak klasemen.
Meski kalah penguasaan bola dengan catatan 46 persen, AC Milan tampil efektif dan tajam. Tim asuhan Stefano Pioli mampu melepaskan 10 percobaan dengan tujuh di antaranya mengarah ke gawang, jauh lebih klinis dibanding Bologna yang hanya mencatat dua tembakan tepat sasaran dari 13 percobaan.
Milan membuka keunggulan pada menit ke-20 melalui Ruben Loftus-Cheek. Gol berawal dari sundulan Christopher Nkunku yang sempat ditepis Federico Ravaglia, sebelum bola muntah disambar Adrien Rabiot dan diteruskan Loftus-Cheek ke gawang kosong.
Keunggulan Rossoneri bertambah pada menit ke-39. Nkunku yang dijatuhkan Ravaglia di kotak penalti sukses mengeksekusi sendiri tendangan 12 pas dengan tenang, mengecoh kiper Bologna untuk mengubah skor menjadi 2-0 hingga jeda.
Memasuki babak kedua, Milan langsung tancap gas. Baru tiga menit laga berjalan, Adrien Rabiot mencetak gol ketiga setelah memanfaatkan kesalahan Bologna saat melakukan lemparan ke dalam. Rabiot mencuri bola dan menuntaskannya dari jarak dekat.
Setelah unggul tiga gol, Milan bermain lebih tenang dan mengontrol tempo. Nkunku sempat nyaris menambah gol pada menit ke-50, namun tembakannya masih bisa digagalkan Ravaglia.
Bologna juga mencoba memperkecil ketertinggalan lewat Nicklas Füllkrug di menit-menit akhir, tetapi peluang tersebut tak berbuah gol.
Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 3-0 untuk kemenangan Milan tidak berubah. Tambahan tiga poin membuat Rossoneri tetap berada di posisi kedua klasemen dengan 50 poin dari 23 pertandingan, terpaut lima angka dari Inter Milan. Sementara Bologna harus turun ke peringkat ke-10 dengan 30 poin usai menelan tiga kekalahan beruntun.








