Solusiindonesia.com — Novak Djokovic gagal masuk final Wimbledom, dan kali ini ia dikalahkan oleh Janner Sinner dalam babak semifinal, Menjadikan masa depan sang legenda itu sedikit mendapat tekanan.
Djokovic kalah tiga set langsung dari Sinner dengan skor 6-3, 6-3, 6-4, laga tersebut dilangsungkan di All England Lawn Tennis and Croquet Club, London, Inggris. pada Jumat, (11/07/2025).
Novak Djokovic mengaku karena usianya yang sudah memasuki 38 tahun, menjadi hambatan nyata pada potensi yang dimilikinya.
Kekalahan itu sekaligus memupus ambisinya untuk mencatat rekor baru sebagai juara Grand Slam tunggal tertua sepanjang sejarah.
“Saya berharap ini bukan pertandingan terakhir saya di Centre Court. Saya belum berencana mengakhiri karier Wimbledon hari ini,” ujar Djokovic dalam konferensi pers usai pertandingan.
“Saya pasti ingin kembali setidaknya satu kali lagi, bermain di Centre Court lagi,” imbuhnya.
Di tengah pensiunnya Roger Federer, Rafael Nadal, dan Andy Murray, Djokovic menjadi satu-satunya wakil tersisa dari generasi “Big Four”.
Ia tetap tampil konsisten sepanjang 2024–2025 dengan mencapai semifinal di semua Grand Slam musim ini, meski belum kembali mencicipi gelar besar sejak sapu bersih tiga gelar mayor pada 2023.
Namun, Djokovic menyadari tubuhnya tak lagi semuda dulu.
“Ini soal usia dan keausan tubuh. Meski saya sudah merawatnya sebaik mungkin, realitas ini mulai terasa sangat nyata, terutama satu setengah tahun terakhir,” ujarnya.
Kekalahan ini menjadi yang kedua bagi Djokovic dari Sinner di turnamen Grand Slam 2025, sebelumnya juga tersingkir di Roland-Garros. Sementara itu, di awal tahun, ia juga mundur karena cedera saat menghadapi Alexander Zverev di Australia.







