Scroll untuk melanjutkan berita!
Iklan di Solusiindonesia.com
Olahraga

Air Mata Kebanggaan! Garuda Muda Bungkam Honduras 2-1: Akhir Manis di Piala Dunia U-17!

×

Air Mata Kebanggaan! Garuda Muda Bungkam Honduras 2-1: Akhir Manis di Piala Dunia U-17!

Sebarkan artikel ini
Garuda Muda Bungkam Honduras 2-1: Akhir Manis di Piala Dunia U-17/instagram

Solusiindonesia.com — Di bawah langit Qatar yang mulai meredup, sorak-sorai kecil dari tribun penonton berpadu dengan semangat besar Garuda Muda yang menolak pulang tanpa kebanggaan. Timnas Indonesia U-17 menutup fase Grup H Piala Dunia U-17 2025 dengan kemenangan 2-1 atas Honduras, Senin (10/11/2025).

Sejak awal laga, pasukan Nova Arianto tampil penuh determinasi. Umpan-umpan pendek tersusun rapi, serangan mengalir deras, dan semangat tak pernah padam. Meski babak pertama berakhir tanpa gol, tanda-tanda keunggulan Indonesia sudah terlihat jelas.

Titik balik datang di menit ke-49, ketika wasit meninjau ulang pelanggaran terhadap Mierza Firjatullah lewat video support review. Penalti pun diberikan.

Evandra Florasta, dengan wajah tenang dan langkah pasti, mengeksekusi dengan sempurna. Tendangannya mengecoh kiper Honduras dan menggetarkan jala 1-0 untuk Indonesia.

Namun, euforia itu hanya bertahan sejenak. Dua menit kemudian, Honduras mendapat penalti setelah bola mengenai tangan Putu Panji. Luis Suazo menuntaskan peluang itu dan membuat kedudukan imbang 1-1.

Meski sempat tersentak, Garuda Muda tidak goyah. Dukungan dari pinggir lapangan, semangat rekan setim, dan tekad untuk menorehkan sejarah membuat mereka terus menekan. Hingga akhirnya, menit ke-72 menjadi saksi lahirnya gol indah Fadly Alberto.

Berawal dari umpan silang Fandi Ahmad, Fadly mengontrol bola dengan dada, berputar cepat, lalu melepaskan tendangan keras ke pojok gawang. Kiper Valladares hanya terpaku. Gol itu mengunci kemenangan Indonesia 2-1.

Hingga peluit panjang dibunyikan, para pemain Indonesia saling berpelukan. Beberapa menitikkan air mata, bukan karena sedih, tapi karena bangga. Mereka tahu, meski langkah di turnamen ini terhenti, nama mereka sudah tertulis di hati pendukung sepak bola Tanah Air.

Garuda Muda menutup laga dengan kepala tegak. Mereka telah membuktikan satu hal Indonesia bisa bersaing di panggung dunia dengan hati, kerja keras, dan keyakina

Image Slide 1