Solusiindonesia.com — Dunia sepak bola internasional kembali kehilangan salah satu pemain pentingnya. Mantan gelandang Manchester City dan timnas Brasil, Fernandinho, resmi mengumumkan pensiun setelah lebih dari dua dekade tampil di level tertinggi.
Pengumuman tersebut disampaikan usai laga amal perpisahan yang digelar di Arena da Baixada, markas Athletico Paranaense klub yang menjadi tempat Fernandinho memulai dan menuntaskan perjalanan kariernya. Momen tersebut menjadi penutup elegan bagi sosok yang dikenal sebagai gelandang pekerja keras dan berkelas.
Dalam wawancara bersama Ge Globo, Fernandinho mengaku keputusan pensiun datang setelah dirinya merasa tubuh tak lagi mampu memenuhi tuntutan kompetisi.
“Berlari 30 menit saja sudah terasa berat. Saya sudah menikmati semua hal dalam sepak bola. Sekarang saatnya untuk keluarga,” ujarnya, seperti dikutip BeIN.
Media nasional menyoroti bagaimana Fernandinho dikenal luas di Indonesia berkat penampilannya bersama Manchester City, terutama ketika Liga Inggris menjadi tontonan rutin masyarakat tanah air.
Selama sembilan musim di Etihad Stadium, ia tampil sebagai figur kunci dengan lima gelar Premier League dan enam EFL Cup—pencapaian yang membuatnya dihormati oleh fans Liga Inggris di Indonesia.
Riwayatnya sebelum ke Inggris pun tidak kalah gemilang. Bersama Shakhtar Donetsk, Fernandinho meraih enam gelar liga Ukraina dan satu trofi Piala UEFA 2009. Di level internasional, ia mempersembahkan Copa America 2019 untuk Brasil dan mencatatkan 10 penampilan di putaran final Piala Dunia.
Penikmat sepak bola Indonesia, yang selama bertahun-tahun menyaksikan aksinya di layar kaca, memandang pensiunnya Fernandinho sebagai akhir dari era seorang gelandang yang memadukan agresivitas, kecerdasan, dan kepemimpinan.
Kini, setelah perjalanan panjang yang menginspirasi banyak pemain muda di seluruh dunia, termasuk Indonesia, Fernandinho memilih fokus pada keluarga dan kehidupan baru di luar lapangan hijau.








