Scroll untuk melanjutkan berita!
Iklan di Solusiindonesia.com
Pendidikan

UIN Malang Kukuhkan 11 Guru Besar Baru, Perkuat Reputasi Internasional di Awal 2026

×

UIN Malang Kukuhkan 11 Guru Besar Baru, Perkuat Reputasi Internasional di Awal 2026

Sebarkan artikel ini
UIN Malang Kukuhkan 11 Guru Besar Baru, Perkuat Reputasi Internasional di Awal 2026. Foto: Istimewa

Solusiindonesia.com — Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang resmi mengukuhkan 11 akademisi sebagai Guru Besar dalam Rapat Terbuka Senat di Aula Rektorat Lantai 5, Selasa (20/1/2026). Pengukuhan ini menambah deretan pakar di kampus tersebut, sekaligus mempertegas posisi UIN Malang sebagai pusat keunggulan akademik di lingkungan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN).

Ketua Senat UIN Maliki Malang, Prof. Dr. H. Nur Ali, M.Pd., yang memimpin prosesi tersebut menyatakan bahwa pengukuhan ini merupakan amanah besar. Gelar profesor bukan sekadar puncak karier, melainkan titik awal tanggung jawab moral dan sosial kepada masyarakat.

Rekor Baru dan Sebaran Bidang Keilmuan
Pengukuhan kali ini mencatatkan sejarah dengan lahirnya Guru Besar ke-87 hingga ke-98 di UIN Malang. Sebelas profesor baru ini berasal dari lintas disiplin strategis yang tersebar di lima fakultas, dengan kontribusi terbanyak berasal dari Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK).

Bidang keilmuan yang dikukuhkan meliputi Pendidikan IPS, Kebijakan Pendidikan Islam, Sastra Arab, Hukum Ekonomi, hingga Psikologi Sosial. Hal ini mencerminkan identitas UIN Malang sebagai kampus integratif yang memadukan sains dan nilai-nilai Islam.

Komitmen Rektor: Pendidikan Berbasis Karakter
Rektor UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Prof. Dr. H. Ilfi Nur Diana, M.Si., menekankan bahwa capaian ini merupakan modal kuat bagi reputasi internasional kampus. Saat ini, minat mahasiswa asing dari Eropa, Afrika, hingga Amerika untuk menempuh studi magister dan doktoral di UIN Malang terus meningkat.

“Kepercayaan dunia internasional dan dukungan pendanaan luar negeri hampir satu triliun rupiah adalah bukti nyata posisi kita. Namun, pendidikan bukan sekadar transfer ilmu, melainkan pembentukan karakter dan lompatan peradaban,” ujar Prof. Ilfi.

Ia juga berpesan agar para Guru Besar menjadi sosok murobbi dan mursyid yang mendidik dengan hati, sesuai arahan Menteri Agama RI, Prof. Nasaruddin Umar.

Daftar 11 Guru Besar Baru UIN Maliki Malang:

  • Prof. Dr. H. Abdul Bashith, M.Si. (Pendidikan IPS)
  • Prof. Dr. H. Moh. Padil, M.Pd.I. (Kebijakan Pendidikan Islam)
  • Prof. Dr. H. M. Faisol, M.Ag. (Sastra Arab)
  • Prof. Dr. M. Fahim Tharaba, M.Pd. (Manajemen Mutu Pendidikan Islam)
  • Prof. Dr. Danial Hilmi, M.Pd. (Teknologi Pembelajaran Bahasa Arab)
  • Prof. Dr. H. Muhammad Walid, M.A. (Kepemimpinan Pendidikan Islam)
  • Prof. Dr. Khoirul Hidayah, M.H. (Hukom Ekonomi)
  • Prof. Dr. Siti Mahmudah, M.Si. (Psikologi Sosial)
  • Prof. Dr. Muhammad Asrori, M.Ag. (Strategi Pembelajaran PAI)
  • Prof. H. Aunur Rofiq, Ph.D. (Tafsir Tematik)
  • Prof. Dr. H. M. Lutfi Mustofa, M.Ag. (Pemikiran Islam Indonesia)

Image Slide 1