Solusiindonesia.com — Peluang emas bagi santri Indonesia untuk menimba ilmu di Timur Tengah kembali terbuka. Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) melalui Rabithah Ma’ahid Islamiyah (RMI) resmi merilis program Beasiswa Maroko Tahun Akademik 2026-2027.
Program tahunan ini merupakan buah kerja sama strategis antara PBNU dengan Kementerian Wakaf dan Urusan Agama Islam Kerajaan Maroko. Fokus utamanya adalah mencetak kader ulama internasional yang tetap memegang teguh transmisi keilmuan pesantren.
Seleksi Transparan dan Bebas Biaya
Ketua RMI PBNU, KH Hodri Ariev, menegaskan komitmennya untuk menjaga integritas seleksi tahun ini. Ia menjamin bahwa proses rekrutmen berlangsung transparan dan objektif.
“Semua santri yang memenuhi syarat berhak mengikuti. Kami pastikan proses ini berjalan murni tanpa adanya sistem titipan,” tegas Kiai Hodri sebagaimana dikutip dari laman resmi NU Online.
Senada dengan hal tersebut, Penanggung Jawab Program, Muhammad Iqbal, menyebutkan bahwa seluruh proses pendaftaran tidak dipungut biaya alias gratis. Namun, ia memberi catatan bahwa tahun ini program dikhususkan bagi santri yang sudah lulus sekolah atau gap year. Hal ini dilakukan demi menyesuaikan tenggat administrasi dari pihak Maroko yang jatuh pada bulan Maret mendatang.
Fasilitas dan Daftar Universitas Tujuan
Bagi peserta yang dinyatakan lolos, pemerintah Maroko dan PBNU akan memberikan beasiswa penuh (full scholarship) yang mencakup:
- Biaya perkuliahan sepenuhnya.
- Akomodasi (tempat tinggal).
- Biaya makan.
- Uang saku bulanan.
Para santri nantinya akan ditempatkan di enam institusi pendidikan prestisius di Maroko, antara lain:
- Universitas Fatimah al-Fihriyah (Fes)
- Universitas Al-Qadi al-Faqih Abdalla ben Said Al-Oujdi (Oujda)
- Universitas Imam Nafi (Tangier)
- Universitas Daarul Qur’an Imam Malik (Tetouan)
- Institut Al Hasan Al Yusiy (Sefrou)
- Universitas Al Faqih Ar Rohwuni (Kenitra)
Syarat Pendaftaran Beasiswa Maroko PBNU 2026
Sebelum mendaftar, pastikan calon peserta memenuhi kriteria berikut:
- Usia: Minimal 18 tahun dan maksimal 25 tahun per 1 Maret 2026.
- Kualifikasi Ijazah: Lulusan Diniyah Ulya, Muadalah, atau MA Keagamaan (maksimal usia ijazah 3 tahun).
- Kompetensi: Wajib memiliki Syahadah hafalan Al-Qur’an 30 Juz.
- Rekomendasi: Pendaftaran dilakukan kolektif melalui pesantren dengan surat rekomendasi pengasuh serta PCNU/RMI setempat.
- Komitmen: Bersedia mengabdi kepada Nahdlatul Ulama setelah menyelesaikan masa studi.
Jadwal Penting Seleksi
Catat tanggal-tanggal krusial berikut agar tidak terlewat:
Tahapan Seleksi Tanggal Keterangan Pendaftaran Daring 23–30 Januari 2026 Melalui beasiswa.nu.or.id Wawancara 11 Februari 2026 Khusus lolos seleksi berkas Pengumuman Hasil 20 Februari 2026 Melalui kanal resmi Program Inkubasi Pasca Pengumuman Persiapan ujian Muqobalah








