Scroll untuk melanjutkan berita!
Iklan di Solusiindonesia.com
Pendidikan

Krisis Energi Global: Pemerintah Wacanakan Siswa Belajar di Rumah Mulai April 2026

×

Krisis Energi Global: Pemerintah Wacanakan Siswa Belajar di Rumah Mulai April 2026

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi keceriaan siswa SMP / Foto : Freepik

Solusiindonesia.com — Pemerintah Indonesia tengah mengkaji kebijakan strategis untuk menghadapi tantangan energi global. Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Pratikno, mengungkapkan adanya wacana untuk mengembalikan metode Belajar di Rumah atau Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) bagi siswa sekolah mulai April 2026.

Langkah ini diambil sebagai bentuk efisiensi energi nasional, berkaca pada pengalaman pengelolaan mobilitas selama pandemi COVID-19.

Alasan Utama Kebijakan Efisiensi Energi
Menurut Menko Pratikno, kebijakan ini bukan tanpa dasar. Langkah efisiensi harus disusun secara terukur berdasarkan data konsumsi energi dan tingkat mobilitas di berbagai sektor. Tujuan utamanya adalah menekan penggunaan energi tanpa melumpuhkan pelayanan publik.

“Langkah efisiensi harus disusun secara terukur dan berbasis data… sehingga tidak menimbulkan dampak negatif yang berlebihan bagi masyarakat,” ujar Pratikno (23/3/2026).

Skema PJJ dan Praktikum di Sekolah
Pemerintah menekankan bahwa kualitas pendidikan tetap menjadi prioritas. Berikut adalah poin-poin rencana teknisnya:

  • PJJ Fleksibel: Metode belajar daring akan disesuaikan dengan karakteristik mata pelajaran.
  • Tetap Tatap Muka: Untuk mata pelajaran yang membutuhkan praktikum, siswa tetap diarahkan untuk datang ke sekolah.
  • Akses Internet & Gizi: Pemerintah sedang mengkaji pembiayaan akses internet bagi siswa serta penyesuaian distribusi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) agar tetap sasaran meski siswa belajar dari rumah.

Strategi Penghematan Energi Lintas Instansi
Kebijakan ini tidak hanya menyasar sektor pendidikan. Pemerintah telah menyepakati beberapa strategi penghematan energi lainnya, antara lain:

  • Work From Home (WFH): Penerapan skema kerja fleksibel bagi Aparatur Sipil Negara (ASN).
  • Digitalisasi: Penguatan pemanfaatan platform digital untuk mengurangi rapat fisik.
  • Pembatasan Perjalanan Dinas: Menekan mobilitas antarwilayah yang tidak mendesak.

Dampak Konflik Global: Asia Tenggara Serempak Hemat Energi
Wacana ini muncul di tengah situasi geopolitik yang memanas. Pembatasan pasokan minyak di Selat Hormuz memicu krisis energi di berbagai negara Asia Tenggara:

NegaraLangkah Efisiensi Energi
FilipinaKantor pemerintah beralih ke 4 hari kerja seminggu.
ThailandKebijakan WFH dan pembatasan harga solar sementara.
VietnamPenggunaan dana stabilisasi bahan bakar dan imbauan WFH.
MyanmarPemberlakuan hari berkendara secara bergantian.

Kapan Kebijakan Ini Berlaku?
Meskipun direncanakan mulai berlaku pada April 2026, perlu dicatat bahwa kebijakan belajar di rumah ini masih bersifat wacana. Keputusan final akan bergantung pada koordinasi lintas kementerian guna memastikan pelayanan publik tetap optimal di tengah penghematan energi.