Disclaimer: Bijaksanalah! Informasi dalam artikel ini tidak ditujukan untuk menginspirasi kepada siapapun untuk melakukan tindakan serupa. Jika Anda atau orang terdekat Anda menghadapi krisis dan membutuhkan bantuan, sangat penting untuk segera menghubungi tenaga profesional kesehatan mental atau layanan bantuan krisis yang tersedia 24 jam
Solusiindonesia.com — Seorang mahasiswa berinisial NFR (25) ditemukan tewas setelah melompat dari Jembatan Soekarno-Hatta, Kota Malang, pada Jumat (28/11/2025) malam. Sebelum mengakhiri hidupnya, korban sempat mengirimkan pesan terakhir yang berisi permohonan maaf dan ucapan terima kasih kepada adiknya, KAA (18).
Kapolsek Lowokwaru, Kompol Anang Tri Hananta, mengungkapkan bahwa NFR mengirimkan pesan singkat tersebut kepada adiknya sekitar pukul 16.00 WIB, beberapa jam sebelum insiden tragis itu terjadi.
Dalam pesan tersebut, NFR menyampaikan permohonan maaf karena merasa belum bisa menjadi kakak yang baik, mengakui sifatnya yang ia sebut egois, pemalas, dan antisosial (ansos).
”Korban sempat mengirimkan kata-kata terakhir, sekitar jam 4 sore,” ujar Kompol Anang Tri Hananta.
Berikut kutipan pesan terakhir NFR kepada KAA dikutip dari berbagai sumber :
”L**, aku mau minta maaf kalo selama ini aku ga bisa jadi kakak yang baik. Dengan sikapku yang selama ini egois dan pemalas yang ngerepotin atau bikin kamu sakit hati… Intinya kamu udah ngeliat dengan sikapku yg kaya begitu ujungnya kayak ya begini, sampe skripsi molor bertahun2 ga selese-selese.” tulisnya.
Selain permintaan maaf, NFR juga menitipkan pesan penting untuk adiknya, agar serius dalam belajar, berhati-hati dalam mengonsumsi konten di media sosial dan internet, serta menjaga ibadah.
”Aku minta tolong jagain mama, maaf aku gabisa bantu dan malah nyusahin.” pungkas pesannya
Insiden ini pertama kali diketahui oleh seorang pengendara motor yang melintas di Jembatan Soekarno-Hatta dari arah utara ke selatan. Saksi mata melihat NFR sedang meminum air putih, lalu duduk di pagar pembatas jembatan.
”Saksi kemudian melihat NFR tiba-tiba menjatuhkan diri ke belakang,” jelas Kompol Anang.
Melihat kejadian tersebut, saksi segera memanggil satpam di Apartemen Soehat terdekat untuk melaporkan peristiwa itu kepada pihak berwajib. Tak lama setelah petugas tiba di lokasi kejadian, adik korban, KAA, juga mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) setelah mencari keberadaan kakaknya.








