Scroll untuk melanjutkan berita!
Iklan di Solusiindonesia.com
Peristiwa

Waspada, BMKG Peringatkan Jumat Potensi Hujan Sangat Lebat Akibat Siklon Tropis GRANT

×

Waspada, BMKG Peringatkan Jumat Potensi Hujan Sangat Lebat Akibat Siklon Tropis GRANT

Sebarkan artikel ini
BMKG Ingatkan Potensi Cuaca Ekstrem dan Gelombang Tinggi di Jawa Barat Hingga 25 Desember/freepik

Solusiindonesia.com — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini terkait potensi cuaca ekstrem yang membayangi sejumlah wilayah Indonesia pada Jumat ini. Kehadiran Siklon Tropis GRANT dan Bibit Siklon 96S menjadi pemicu utama meningkatnya curah hujan dengan intensitas lebat hingga sangat lebat.

Prakirawan BMKG, Masayu, mengungkapkan bahwa Siklon Tropis GRANT saat ini terpantau di Samudera Hindia sebelah selatan Bengkulu. Dengan kecepatan angin maksimum mencapai 35 knot (65 km/jam), siklon ini diprediksi akan menguat.

“Dalam 24 jam ke depan, Siklon Tropis ini diperkirakan naik ke Kategori 2, yang berarti masuk dalam klasifikasi berbahaya,” ujar Masayu dalam keterangan resminya dikutip Antara.

Selain itu, BMKG juga memantau Bibit Siklon Tropis 96S di selatan Nusa Tenggara Barat (NTB). Meski potensinya menjadi siklon penuh masih rendah, bibit ini tetap memicu terbentuknya konvergensi (perlambatan angin) yang meningkatkan pertumbuhan awan hujan di wilayah sekitarnya.

Berdasarkan analisis dinamika atmosfer, berikut adalah daftar wilayah yang diprediksi terdampak hujan lebat hingga sangat lebat:

  • Sumatera: Aceh, Bengkulu, dan Lampung.
  • Jawa: Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur.
  • Kalimantan: Kalimantan Tengah dan Kalimantan Selatan.
  • Nusa Tenggara: Nusa Tenggara Timur (NTT).

BMKG juga merinci prakiraan cuaca spesifik untuk berbagai kota besar guna meningkatkan kewaspadaan publik:

WilayahPotensi Cuaca
Sumatera & KalimantanHujan petir di Palembang dan Palangka Raya; Hujan sedang di Bengkulu.
JawaHujan sedang di Jakarta; Hujan ringan di sebagian besar wilayah Jawa lainnya.
Sulawesi & PapuaHujan sedang di Mamuju, Kendari, Makassar, dan Merauke; Kabut/asap di Sorong.
Bali & Nusa TenggaraHujan ringan di Denpasar, Mataram, dan Kupang.


Terpantaunya fenomena low level jet (angin kencang di lapisan bawah) dan daerah konfluensi menyebabkan penumpukan massa udara yang memicu hujan persisten. Daerah konvergensi ini memanjang dari Selat Malaka, melintasi Kalimantan, Sulawesi, hingga ke wilayah Maluku dan Papua.

Masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, dan angin kencang, terutama bagi warga yang tinggal di wilayah pesisir dan lereng pegunungan.

Image Slide 1