Scroll untuk melanjutkan berita!
Iklan di Solusiindonesia.com
Nasional

Pemerintah Matangkan Program Magang Nasional, Fresh Graduate Jadi Sasaran Utama

×

Pemerintah Matangkan Program Magang Nasional, Fresh Graduate Jadi Sasaran Utama

Sebarkan artikel ini
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto / foto: instagram

Solusiindonesia.com — Pemerintahan saat ini sedang mematangkan program magang nasional yang diperuntukkan bagi lulusan perguruan tinggi yang baru saja menyelesaikan studinya dalam jangka waktu maksimal satu tahun.

Program ini merupakan salah satu program prioritas nasional yang sedang difinalkan dan disiapkan untuk segera diluncurkan.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menyatakan bahwa program ini sedang dalam tahap penyelesaian oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, dan akan segera diimplementasikan dalam waktu dekat.

Airlangga Hartarto, menjelaskan bahwa program magang nasional ini dirancang untuk memberikan kesempatan bagi lulusan perguruan tinggi yang baru saja lulus atau fresh graduate untuk memperoleh pengalaman kerja di dunia industri, dengan tujuan untuk mengurangi angka pengangguran di kalangan lulusan muda.

“Program magang sedang dimatangkan Menristekdikti. Tapi salah satunya adalah mereka yang eligible adalah yang lulus maksimal 1 tahun. Sehingga bisa fresh graduate, bisa ditangkap,” ujar Airlangga usai menghadiri rapat terbatas yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan Jakarta pada Selasa, (16/09/2025)

Salah satu aspek penting dari program magang nasional ini adalah keterlibatan perusahaan, baik yang berasal dari sektor swasta maupun Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Program ini bertujuan untuk menjembatani dunia pendidikan tinggi dengan dunia usaha melalui skema kerja sama yang dikenal dengan istilah link and match.

Artinya, perguruan tinggi akan bekerja sama dengan perusahaan-perusahaan untuk memastikan bahwa kompetensi yang diajarkan di kampus relevan dengan kebutuhan dunia kerja.

“Perusahaan semuanya bisa, swasta atau milik negara, dan akan ada kerja sama link and match antara perguruan tinggi dan perusahaan-perusahaan tersebut,” jelas Airlangga.

Airlangga juga menambahkan bahwa program magang ini dijadwalkan untuk dimulai pada kuartal keempat tahun 2025 dan akan dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia.

Hal ini bertujuan untuk memberikan peluang magang kepada lulusan perguruan tinggi di berbagai daerah di Indonesia, dari Sabang hingga Merauke. Para peserta magang ini akan memperoleh upah yang sesuai dengan standar Upah Minimum Provinsi (UMP) di daerah masing-masing, yang tentunya akan menyesuaikan dengan biaya hidup dan kondisi ekonomi di setiap daerah. “Sesuai dengan UMP daerah masing-masing,” kata Airlangga.

Program magang ini juga akan memberikan keuntungan lebih bagi para peserta, karena biaya upah selama enam bulan akan sepenuhnya ditanggung oleh pemerintah.

Dengan adanya dukungan dari pemerintah ini, diharapkan peserta magang dapat fokus pada pengembangan kompetensinya tanpa terbebani oleh masalah finansial.

menurut Airlangga, program ini bertujuan untuk memberikan peluang yang adil bagi seluruh lulusan perguruan tinggi untuk mendapatkan pengalaman kerja yang berharga, baik di perusahaan swasta maupun di BUMN.

Dalam jangka panjang, pemerintah berharap program magang nasional ini dapat memperkuat koneksi antara pendidikan dan industri, serta membantu mengurangi angka pengangguran di kalangan lulusan perguruan tinggi.